Abstrak


Studi Perilaku Keruntuhan Geser Lentur Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri Tanpa Sengkang dengan Kadar Fly Ash 50% Terhadap Beton Normal The Study in the Behavior of Shear Flexural Failure Study on Self Compacting Concrete (SCC) Reinforced Concrete Beam Without Stirrup With 50% Fly Ash Content Compared with Normal Concrete


Oleh :
Febri Arifia - I 0116043 - Fak. Teknik

BSTRAK

 

Febri Arifia, 2020, Uji Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri High Volume Fly Ash
50% Tanpa dan Dengan Sengkang. Tugas Akhir Program Studi Teknik Sipil Fakultas
Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta.


Perkembangan zaman yang sangat pesat seiring dengan era modernisasi yang melangkah semakin maju, menuntut pembangunan infrastruktur untuk menciptakan teknologi dan trobosan baru yang tentunya lebih efisien dalam waktu maupun biaya. Pembangunan infrastruktur menggunakan struktur beton lebih sering digunakan daripada pembangunan dengan struktur baja. Beton merupakan material konstruksi yang paling banyak digunakan dalam berbagai pembangunan. Produksi satu ton semen menghasilkan CO2 setara dengan
0,55 ton dan memerlukan bahan bakar carbon yang akan pula menghasilkan emisi CO2
sebanyak 0,45 ton yang mengakibatkan Global Warming (Davidovits, 1994). Penggunaan Fly ash sebagai subtituen semen sedang banyak diteliti dan mulai banyak diberlakukan. Fly ash sendiri adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Fly Ash mempunyai partikel yang sangat halus dengan diameter antara 1 – 150 µm dan berbentuk butiran bulat (Siddique, 2004 ). Mengandung silica (SiO2) yang tinggi, fly ash dapat dimanfaatkan sebagai bahan pozzolan sebagian pengganti semen yang merupakan bahan pengikat dalam pembuatan beton. Penggunaan fly ash dengan kadar lebih dari 50% serta penambahan superplastictizer mampu menghasilkan struktur beton yang daktail dimana dapat mengalir dan memadat sendiri yang dikenal dengan High Volume Fly Ash - Self Compacting Concrete.

Penelitian ini akan mengkaji seberapa besar kapasitas geser balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA – SCC) dengan kadar fly ash 50 ?n kemudian akan dibandingkan dengan balok beton normal. Benda uji yang digunakan balok beton bertulang dengan luas penampang 10 cm x 18,5 cm dengan panjang 130 cm. Pengujian kapasitas geser  menggunakan alat loading frame dengan melakukan 2 titik pembebanan. Pengujian ini akan didapatkan grafik hubungan beban-lendutan serta perhitungan kapasitas geser balok beton HVFA-SCC 50?n balok beton normal pengujian yang akan dibandingkan dengan kapasitas geser balok secara analitis menurut ACI Code 318-14 dan persamaan oleh Niwa dkk (1986).

Berdasarkan hasil penelitian ini kapasitas geser pengujian balok beton HVFA-SCC 50% memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitas geser hasil pengujian balok beton normal yang diuji pada umur 28 hari yakni sebesar 31,29 kN untuk HVFA-SCC 50?n 30,5 kN untuk beton normal.

Kata kunci : fly ash, hvfa-scc, kapasitas geser.