;

Abstrak


Keefektifan metode penemuan terbimbing dan metode pemberian tugas terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas 8 Sekolah menengah pertama negeri di kecamatan ngawi kabupaten Ngawi tahun pelajaran 2008/2009


Oleh :
Eko Rahayu Hadiningsih - S810108209 - Sekolah Pascasarjana

ABSTRAKSI Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui :1) Perbedaan keefektifan antara metode penemuan terbimbing dan metode pemberian tugas terhadap prestasi belajar matematika,(2) Perbedaan pengaruh motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar matematika,(3) Interaksi pengaruh antara metode pembelajaran penemuan terbimbing, pemberian tugas dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Oktober 2008 sampai dengan bulan April 2009. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 8 SMP Negeri se Kecamatan Ngawi kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2008/2009. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan desain faktorial 2 x 2. Teknik sampling yang digunakan Cluster random sampling. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes prestasi belajar berbentuk obyektif dengan pilihan ganda dan angket motivasi belajar. Untuk mengetahuivaliditas dan reliabilitas tes prestasi dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Validitas yang digunakan adalah validitas isi dan butir soal. Untuk menguji validitas butir tes digunakan rumus korelasi Product Moment dari Pearson dan reliabilitasnya digunakan rumus belah dua dari Spear Brown. Adapun untuk menguji validitas angket motivasi belajar digunakan rumus korelasi Product Moment dari Pearson dan reliabilitasnya dengan rumus Alpha. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah Analisa Varian (ANAVA) yang dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikan α = 0,005. Dari analisis data tes prestasi belajar menunjukkan bahwa : (1) Terdapat Pengaruh keefektifan antara metode penemuan terbimbing dengan metode pemberian tugas terhadap prestasi belajar matematika (Fo =29,461 > F0,05 = 3,97),(2) Terdapat pengaruh motivasi belajar matematika (Fo = 48,692 > F0,05 = 3,97), (3) Terdapat interaksi pengaruh antara metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika (Fo=6,096 > F0,05=3,97). Berdasarkan hasil dari analisa tersebut maka prestasi belajar matematika dapat ditingkatkan melalui penggunaan metode pembelajaran yang sesuai dengan prosedur penggunaan dan memperhatikan motivasi belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keefektifan penggunaan metode pembelajaran adalah melalui perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan pembelajaran matematika dengasn metode penemuan terbimbing yang meliputi merancang pembelajaran, menentukan tujuan pembelajaran , memilih metode, menggunakan metode yang variatif dan evaluasi. Pengadaan vasilitas dan kondisi kelas yang kondusif dapat mendorong motivasi belajar siswa dalam mengembangkan sikap dan kemampunan penguasaan pengetahuan serta ketrampilan yang diperlukan dalam masyarakat. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, guru perlu merancang dan mengelola pembelajaran matematika sesuai karakteristik dan kebutuhan siswa dalam hal cara penyampaian, jenis kegiatan belajar, maupun penyediaan sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran