;

Abstrak


Tari Tuping Lampung Selatan: Pembelajaran, Kearifan Lokal, dan Nilai Pendidikan Karakter


Oleh :
Armayyeni Nurillia Marsim - S051808001 - Pascasarjana

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengeksplorasi proses pembelajaran tari Tuping di SMA Negeri 2 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan; 2) mengeksplorasi aspek-aspek kearifan lokal apa yang terkandung didalam tari Tuping Lampung Selatan; dan 3) mengeksplorasi nilai pendidikan karakter yang terkandung didalamnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data – data berupa proses pembelajaran yang meliputi tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran; aspek-aspek kearifan lokal; dan nilai-nilai pendidikan karakter. Sumber data penelitian ini terdiri atas  guru seni budaya, siswa kelas X IPS 1, seniman tari Tuping, dan penasehat Keratuan Darah Putih serta pustaka yang dikumpulkan melalui teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan selama proses penelitian adalah model interaktif, dengan validitas data menggunakan triangulasi sumber, dan review informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran tari Tuping dilaksanakan dengan membuat perencanaan, melaksanakan, dan membuat laporan pembelajaran. Proses perencanaan dimulai dengan menemukan tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi yang akan digunakan. Pada proses pelaksanaan, guru melaksanakan pembelajaran dengan tiga tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Sedangkan pada proses pembuatan laporan guru mendokumentasikan nilai siswa yang seluruhnya melampaui KKM, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran terlaksana dengan baik; 2) aspek kearifan lokal pada tari Tuping yakni sebagai penanda suatu komunitas serta pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Hal ini dapat dilihat dari fungsinya pada masyarakat Keratuan Darah Putih sebagai hiburan dan pengamanan. Kedua fungsi ini dilaksanakan pada perayaan yang diadakan oleh pemimpin adat, yakni pada saat perkawinan tingkat nyambai dan juga pengambilan gelar adat Putra Mahkota (Bejenong Batin Khatu); 3) nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tari Tuping Lampung selatan yakni kreatif, semangat kebangsaan, komunikatif, cinta damai, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini tercermin dalam berbagai aspek yang ada di dalam tari Tuping Lampung Selatan.

Kata Kunci : tari Tuping, pembelajaran, kearifan lokal, pendidikan karakter