Abstrak


Peran Konservasi UNESCO Terhadap Rehabilitasi Situs Warisan Dunia Kota Tua Hebron Palestina


Oleh :
Ahmad Ainun Najib - D0417004 - Fak. ISIP

Kota Tua Hebron merupakan situs warisan dunia yang telah diakui oleh UNSESCO sebagai situs milik Palestina. Warisan Budaya Dunia yang mendapat pengakuan UNESCO berhak mendapat perlindungan, bantuan dan pengakuan Internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peranan dibutuhkannya UNESCO dalam konservasi rehabilitasi di Kota Tua Hebron. Pendudukan oleh Israel menciptakan konflik berkepanjangan antara Israel-Palestina yang menyebabkan Kota Tua Hebron mengalami kerusakan dan penurunan lingkungan hidup dalam hal budaya, sosial maupun ekonomi. UNESCO sebagai salah satu organisasi internasional yang bergerak di bidang kebudayaan, memiliki peran untuk mengambil tindakan dan kebijakan untuk menjaga dan melestarikan situs warisan dunia Kota Tua Hebron. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori liberalisme institusional dan konsep peran organisasi internasional, serta konsep konservasi. Yang digunakan untuk menjelaskan peran yang dapat dilakukan UNESCO dalam konservasi terhadap situs warisan dunia Kota Tua Hebron. Hasil penelitian adalah UNESCO dibutuhkan sebagai arena dan aktor dalam rehabilitasi situs warisan dunia Kota Tua Hebron Palestina, dengan bantuan yang diberikan dapat berupan hal teknis maupun non-teknis. Peran UNESCO belum optimal karena pendudukan oleh Israel berpengaruh pada tidak memungkinkannya UNESCO mengakses wilayah Kota Tua Hebron.