Abstrak


Studi Kualitatif Pemetaan Hambatan Ekspor UKM di Bojonegoro


Oleh :
Moch. Arfan N.k - F3118040 - Sekolah Vokasi

Penelitian ini berawal dari sumbangan UKM yang besar terhadap penyerapan tenaga kerja yaitu kurang lebih 96%. Sebanyak 91% UKM melaksanakan aktivitas ekspor lewat pihak ketiga eksportir/ orang dagang perantara. Sekitar 8,8% yang berhubungan langsung dengan pembeli/ importir di luar negara. Hingga dikala ini UKM sudah secara efisien jadi safety valve ( katup pengaman) ekonomi dalam memenuhi jumlah tenaga kerja, serta sumber kehidupan serta ketenangan untuk jutaan rakyat Indonesia. Tujuan dari riset ini merupakan 1) Memperoleh peta (mapping) hambatan ekspor UKM Bojonegoro 2) Mengenali hambatan yang dapat dikendalikan oleh Bea cukai Bojonegoro serta upaya dalam mengatasinya.

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Quantitative Content Analysis adalah teknik studi menggunakan kumpulan metode untuk menetapkan kesimpulan teks yang akurat, Quantitative Content Analysis bersifat reduksionis dengan proses pengambilan sampel, operasional, atau pengukuran yang mereduksi fenomena komunikasi menjadi data yang dapat dikelola.

Hasil analisis dapat diketahui bahwa UKM di Bojonegoro mengalami hambatan pelanggan dalam harga produk yang tidak kompetitif menjadi alasan kinerja ekspor UKM Bojonegoro gagal mencapai target, begitu pula dengan hambatan sosial budaya dalam perbedaan tradisi atau budaya di negara tujuan, pada umumnya negara tujuan ekspor memiliki batasan tersendiri dalam mengadaptasi produknya

Kata kunci: Hambatan Lingkungan Bisnis, Hambatan Pelanggan, Hambatan Sosial Budaya, Hambatan Peraturan dan Hukum, Hambatan Produksi, Hambatan Produk