Abstrak


Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas XI pada Materi Asam Basa Dengan Model Rasch Menggunakan Instrumen Two-Tier di Wilayah Ngemplak


Oleh :
Enggar Fitrias Pratiwi - K3316017 - Fak. KIP

Dalam penelitian dilakukan analisis miskonsepsi yang terjadi pada siswa SMA kelas XI di wilayah Ngemplak, yaitu siswa dari SMA N 1 Ngemplak dan SMA Pradita Dirgantara. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis miskonsepsi siswa dalam menyelesaikan soal materi asam basa kelas XI SMA di wilayah Ngemplak.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan merupakan siswa SMA kelas XI SMA N 1 Ngemplak dan SMA Pradita Dirgantara sebanyak 217 yang dipilih. Pemilihan sampel melalui teknik purposive sampling, dalam penelitian digunakan instrumen diagnostik two-tier dan wawancara untuk memperoleh data penelitian. Kemudian data yang sudah diperoleh melalui tes diagnostik two-tier dianalisa menggunakan Rasch Model.
Hasil analisis menunjukkan kelas XI SMA secara keseluruhan sebesar 29% termasuk kedalam kategori rendah. Pada SMAN 1 Ngemplak siswa memiliki persentase miskonsepsi sebesar 36%, termasuk ke dalam kategori sedang. Hal ini didukung dengan hasil wawancara yang dilakukan, dimana siswa SMAN 1 Ngemplak kurang aktif saat kegiatan belajar mengajar serta memiliki sumber bacaan yang tidak bervariasi. Kemudian untuk siswa SMA Pradita Dirgantara mengalami miskonsepsi sebesar 27%, termasuk ke dalam kategori rendah. Hal ini didukung dengan hasil wawancara yang dilakukan, dimana siswa SMA Pradita Dirgantara aktif saat proses belajar mengajar serta memliki sumber bacaan yang lebih bervariasi, tidak hanya mengandalkan guru dan buku paket sekolah saja.

Kata kunci:   miskonsepsi,   asam   basa,   diagnostik   two-tier,   wawancara