Abstrak


Penyelesaian klaim asuransi tki pada pt. Asuransi jasa Indonesia (Studi Kasus di PT. Asuransi Jasa Indonesia Cabang Yogyakarta)


Oleh :
Erik Christanto - E 0003161 - Fak. Hukum

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji dan menjawab permasalahan mengenai proses penyelesaian klaim asuransi TKI dalam suatu perusahaan asuransi yang tergabung dalam konsorsium TKI berdasar Kepmennakertrans No.280/2006 serta kendala-kendala yang dihadapinya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian empiris yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data utama penelitian ini. Sedangkan data sekunder digunakan sebagai pendukung data primer. Penggalian data primer dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan bagian klaim di PT. Asuransi Jasa Indonesia Cabang Yogyakarta dan meminta dokumen yang mendukung di PT. Asuransi Jasa Indonesia Cabang Yogyakarta maupun di BP3TKI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Yogyakarta. Sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan dan lain sebagainya. Berdasar penelitian ini diperoleh hasil bahwa salah satu bentuk perlindungan TKI dengan cara asuransi TKI. Setiap TKI wajib ikut dalam asuransi TKI yang telah ditentukan oleh pemerintah melalui peraturan perundang-undangan. Sedangkan perusahaan asuransi yang berhak mengeluarkan produk asuransi TKI atau dapat dikatakan sebagai penangggung ditentukan oleh kebijakan pemerintah melalui suatu konsorsium yang berdasar keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. PT. Asuransi Jasa Indonesia merupakan salah satu penanggung bahkan menjadi pemimpin dalam suatu konsorsium berdasar Kepmennakertrans No.280/2006. Proses penyelesaian klaim asuransi TKI dalam PT. Asuransi Jasa Indonesia tidak hanya melibatkan pihak penanggung saja, tetapi melibatkan juga BP3TKI dan terutama Broker yang malah berperan lebih aktif dibandingkan dengan penanggung. Dalam proses penyelesaian klaim asuransi TKI juga terdapat berbagai kendala antara lain minimnya pemahaman masyarakat, permasalahan dalam survey, masih minimnya perwakilan penanggung di luar negeri dan pengumpulan dokumen. Implikasi teoritis penelitian ini adalah peraturan yang mengatur tentang pihak-pihak yang terlibat dalam asuransi TKI beserta masing-masing tugas dan wewenangnya sehingga kinerja pihak-pihak tersebut akan semakin optimal. Implikasi praktis penelitian ini adalah adanya perkembangan bahkan perubahan dalam prosedur penyelesaian klaim asuransi TKI sehingga tujuan perlindungan TKI akan dapat tercapai secara penuh. Implikasi teoritis dan praktis ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan agar perlindungan terhadap TKI yang dilakukan oleh pemerintah dapat berjalan dengan baik.