Abstrak


Model Total Cost Of Ownership Dengan Orientasi Konsumen, Sosial, dan Lingkungan Dalam Rangka Mendorong Adopsi Sepeda Motor Listrik di Indonesia


Oleh :
Sayyidah Maulidatul Afraah - I0317084 - Fak. Teknik

Pemerintah Indonesia menargetkan adopsi 2,1 juta unit untuk kendaraan roda dua dan 2.200 unit untuk kendaraan roda empat pada tahun 2025 melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional. Pada tahun 2019, Pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Namun kenyataannya, jumlah kepemilikan sepeda motor listrik hingga pertengahan tahun 2020 belum mencapai 2000 unit dan menunjukkan angka yang cukup jauh dari target pemerintah pada tahun 2025. Dalam rangka mendorong adopsi kendaraan listrik dan target pemerintah tersebut, salah satu kunci untuk merebut pasar Indonesia adalah melalui analisis biaya kendaraan. Sebagai konsumen dalam mengambil keputusan ketika pembelian, seharusnya tidak hanya harga beli yang perlu dipertimbangkan; namun juga total biaya kepemilikan (TCO). Berkenaan dengan itu, penelitian ini membahas mengenai total biaya kepemilikan (TCO) dari kendaraan listrik di Indonesia, khususnya sepeda motor listrik (EM) yang dibandingkan dengan sepeda motor konvensional (CM). Keterbaharuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model TCO yang lebih komprehensif untuk membandingkan CM dan EM dari orientasi konsumen, sosial, dan lingkungan sesuai lingkup transportasi berkelanjutan. Hasilnya, nilai TCO EM memiliki nilai yang lebih ekonomis dibandingkan CM dari berbagai tipe pengguna dan tipe kelas merek. Selain itu, beberapa skenario juga dianalisis sebagai dasar pertimbangan pemberian insentif dan penyediaan infrastruktur untuk memaksimalkan kesejahteraan konsumen di Indonesia.