Abstrak


Citra wanita Jawa dalam novel “Donyane Wong Culika” karya Suparto Brata


Oleh :
Duddy Ismunandar - C.0100012 - Fak. Sastra dan Seni Rupa

ABSTRAK 2008. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah unsur-unsur yang terdapat dalam struktur yang meliputi tema, amanat, alur, penokohan, serta latar dan keterjalinan antarunsurnya dalam membangun struktur novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata? (2) Bagaimanakah gambaran perwujudan perjuangan hidup wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata? (3) Bagaimanakah perwujudan citra wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata? Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan struktur yang membangun novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata yang meliputi tema, amanat, penokohan, alur serta latar dan keterjalinan antarunsurnya. (2) Mendeskripsikan gambaran pewujudan perjuangan hidup wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata. (3) Mendeskripsikan gambaran perwujudan citra wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata. Teori yang digunakan adalah teori struktural serta sosiologi sastra. Teori struktural diambil karena novel merupakan bentuk karya sastra yang di dalamnya mengandung unsur-unsur pembangun seperti tema, alur, penokohan, latar, dan amanat. Sedangkan, teori sosiologi sastra digunakan untuk mengungkapkan tentang gambaran gambaran perwujudan perjuangan hidup wanita dan citra wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata. Metode penelitian yang dilakukan untuk mencapai tujuan dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik analisis interaktif terdiri tiga tahap, yaitu (1) Reduksi Data, (2) sajian data, (3) Penarikan kesimpulan atau verifikasi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu, pertama dilihat dari aspek struktural karya sastra, dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata, tema yang diangkat pengarang adalah kelicikan. Kemudian mengenai amanat yang berhubungan dengan tema adalah semua perbuatan yang dilakukan manusia baik itu jahat atau baik di kemudian hari tentu akan menanggung akibat dari perbuatannya tersebut. Sedang alur yang digunakan adalah alur campuran yang secara garis besar alur dalam novel Donyane Wong Culika mungkin progresif, tetapi di dalamnya betapapun kadar kejadiannya, sering terdapat adegan-adegan sorot balik. Demikian pula sebaliknya. Latar yang dipakai meliputi latar tempat, latar waktu, dan latar sosial. Terdapat beberapa tokoh dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata ini, sedangkan ada beberapa tokoh sentral dalam novel ini, yang akan menambah menariknya cerita tersebut digunakan tokoh yang hanya berperan sebagai pendukung, sedangkan untuk perwatakan tokohnya terungkap melalui dimensi fisik, penampilan psikis, serta aspek sosiologis para tokohnya. Kedua, dilihat dari aspek sosiologi sastra, diungkapkan mengenai permasalahan sosial yang diangkat dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata yang berkaitan dengan masalah wanita. Ada tiga hal yang berkaitan dengan masalah wanita dalam novel Donyane Wong Culika yakni mengenai perwujudan perjuangan wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata yang menggambarkan tentang perjuangan hidup para tokoh wanita dalam mengarungi kehidupannya. Kemudian mengenai perwujudan citra wanita dalam novel Donyane Wong Culika karya Suparto Brata, yang terdiri dari citra wanita dalam keluarga dan masyarakat. Adapun di dalam masyarakat terdiri dari bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan hukum, serta perwujudan citra wanita yang lemah terhadap nafsu birahi sebagai sifat turun temurun.