Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh regulasi diri dalam belajar dan resiliensi akademik terhadap prestasi belajar mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2018-2020 yang mengikuti organisasi dan tidak mengikuti organisasi. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif, subjek penelitian mahasiswa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan berjumlah 384 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan penyebaran angket atau kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Analisis Regresi Berganda, Analisis Dua Jalur (Two Way Anova) dan Independent Sampel T-Test. Data diolah menggunakan SPPS 25. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh regulasi diri dalam belajar dan resiliensi akademik terhadap prestasi belajar mahasiswa FKIP UNS. (2) Terdapat pengaruh interaksi regulasi diri dalam belajar dan status organisasi terhadap prestasi belajar mahasiswa FKIP UNS. (3) Terdapat pengaruh interaksi regulasi diri dalam belajar dan status organisasi terhadap prestasi belajar mahasiswa FKIP UNS. (4) Terdapat perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang mengikuti organisasi dan tidak mengikuti organisasi.