Pembangunan ekonomi yang baik merupakan capaian yang ingin diperoleh setiap daerah di Indonesia. Namun dengan adanya perbedaan PDRB per kapita, indeks pembangunan manusia dan tingkat partisipasi Angkatan kerja sera jumlah penduduk yang berbeda tiap daerah akan menyebabkan ketimpangan dan perbedaan pendapatan antar daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PDRB per kapita, indeks pembangunan manusia, tingkat partisipasi Angkatan kerja, dan jumlah penduduk terhadap ketimpangan pendapatan antar daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2016-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan berupa crosssection 5 kabupaten/kota di Provinsi D.I Yogyakarta dan time series selama 2016-2020. Data diolah dengan analisis data panel dengan regresi ordinary least square pooled. Seluruh variabel penelitian berpengaruh secara simultan terhadap ketimpangan pendapatan. Secara parsial variabel PDRB per kapita dan tingkat partisipasi Angkatan kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sementara indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk berpengaruh negative dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan.
Kata kunci: ketimpangan, PDRB Per Kapita, TPAK, IPM, Jumlah Penduduk, ordinary least square pooled (OLS).