Siti Mualim Wahyuni. B0218059. Hikayat Raja Babi : Suntingan Teks Disertai Kajian Semiotika. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimanakah suntingan teks Hikayat Raja Babi?; (2) Bagaimanakah representament, object, dan interpretant dalam Hikayat Raja Babi berdasakan konsep semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghadirkan suntingan teks Hikayat Raja Babi yang baik dan benar (2) Mendeskripsikan mengenai kajian representament, object, dan interpretant semiotika Charles Sanders Peirce yang diaplikasikan pada teks Hikayat Raja Babi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah Hikayat Raja Babi koleksi British Library yang memiliki nomor naskah Add MS 12393. Metode penyuntingan yang digunakan adalah metode landasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika yang dikemukakan oleh Charles Sanders Peirce. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik kepustakaan. Data dalam naskah Hikayat Raja Babi berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf. Teknik pengolahan data penelitian meliputi tahap deskripsi naskah, tahap analisis, dan tahap evaluasi.
Kritik teks terhadap Hikayat Raja Babi menunjukkan terdapat kesalahan salin tulis dan ketidakkonsistenan penulisan yang meliputi 54 lakuna, 50 substitusi, 18 ditografi, 22 korup, 22 adisi, 7 transposisi, dan 201 ketidakkonsistenan. Kajian semiotika terhadap naskah Hikayat Raja Babi menghasilkan simpulan, yaitu sistem tanda tentang hewan babi, kebesaran tokoh Raja Babi, susunan angka, tanaman puding, kesempurnaan makhluk hidup, dan sistem tanda lain-lain.