Abstrak


Hubungan antara Pemaknaan Karier dengan Kesejahteraan subjektif pada Wanita Dewasa Lajang


Oleh :
Gabriella Ratri Kusumo Putri - G0118034 - Fak. Kedokteran

Karier bagi wanita merupakan wadah berprestasi, mengaktualisasi diri, dan memberikan pandangan terkait kemampuan bekerja yang optimal. Wanita yang belum menikah terutama yang telah mencapai umur tiga puluh tahun cenderung memfokuskan diri pada karier. Pekerjaan sendiri menjadi salah satu faktor demografi yang berpengaruh terhadap kesejahteraan subjektif seseorang. Namun, di Indonesia sendiri masih terdapat tuntutan yang kuat terhadap wanita dewasa terkait pernikahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pemaknaan karier dengan kesejahteraan subjektif pada wanita dewasa lajang. 
Subjek dalam penelitian ini 239 wanita dewasa lajang berumur 30 hingga 59 tahun dan sedang bekerja dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling, quota sampling, dan accidental sampling. Penelitian ini menggunakan tiga skala, antara lain skala pemaknaan karier yang terdiri dari 60 aitem (? = 0,963), Satisfaction with Life Scales (SWLS) terdiri atas 5 aitem (? = 0,728), dan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) terdiri dari 12 aitem (? = 0,856), secara terpisah aitem afek positif terdiri dari 6 aitem (? = 0,859) serta afek negatif terdiri dari 6 aitem (? = 0,848). Teknik analisis data menggunakan Spearman’s Rho.
Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemaknaan karier dan kepuasan hidup dengan koefisien korelasi sebesar 0,272 (p<0>balance affect dengan koefisien korelasi sebesar 0,277 (p<0>