Abstrak


Analisis Pengaruh Transaksi Pihak Berelasi Terhadap Praktik Penghindaran Pajak (Studi Empiris Pada Perusahaan Non Keuangan Terdaftar di BEI Tahun 2018 - 2020)


Oleh :
Maolvi Syahdi Rahdani - F0318072 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh transaksi pihak berelasi terhadap praktik penghindaran pajak pada perusahaan sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2018 - 2020 dan mengetahui perbedaan pengaruh transaksi pihak berelasi terhadap praktik penghindaran pajak sebelum dan selama tahun pertama Pandemi COVID 19. Sampel penelitian ini adalah 103 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menghasilkan data panel yang tidak seimbang dengan total 247 pengamatan dari tahun 2018 hingga 2020, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive-sampling. Penghindaran pajak merupakan segala usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk meminimalisir beban pajak perusahaan dengan memanfaatkan kelemahan pada peraturan perpajakan. Penghindaran pajak diukur dengan menggunakan Effective Tax Rate di mana semakin rendah ETR suatu perusahaan maka penghindaran pajak perusahaan akan semakin agresif. Dengan halnya transaksi pihak berelasi, peneliti menggunakan transaksi pihak berelasi penjualan sebagai proksi yang menggambarkan hubungan antara pemasok dan konsumennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi pihak berelasi berpengaruh positif secara signifikan pada tindak penghindaran pajak dan terdapat perbedaan pengaruh transaksi pihak berelasi terhadap tindak penghindaran pajak pada periode sebelum dan setelah pandemic COVID 19. Pada Analisa lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan ETR sebagai pengukur penghindaran pajak tidak cukup relevan dalam menggambarkan mekanisme penghindaran pajak. Dalam halnya PT Wijaya Karya Bangunan Gedung sebagai pemeroleh nilai ETR terendah yang diindikasi melakukan tindak penghindaran pajak yang agresif nyatanya tidak terlibat dalam kasus penghindaran pajak dalam periode penelitian. Sehingga, untuk penelitian selanjutnya, metode survey atau eksperimen lebih direkomendasikan untuk menjelaskan praktik penghindaran pajak.