Abstrak


Penerapan Model Quantum Teaching untuk Meningkatkan Hasil Belajar SBdP tentang Tari Kreasi Daerah pada Siswa Kelas IV SDN Pasiraman Lor Tahun AJaran 2021/2022


Oleh :
Diana Roshy - K7118071 - Fak. KIP

Diana Roshy. PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SBDP TENTANG TARI KREASI DAERAH PADA SISWA KELAS IV SDN PASIRAMAN LOR TAHUN AJARAN 2021/2022. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2022.
Tujuan Penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Quantum Teaching, (2) meningkatkan hasil belajar SBdP tentang tari kreasi daerah melalui penerapan model Quantum Teaching, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan model Quantum Teaching.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif dengan sumber data yaitu siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Quantum Teaching untuk meningkatkan hasil belajar SBdP tentang tari kreasi daerah dilaksanakan dengan langkah-langkah: (a) tumbuhkan, (b) alami, (c) namai, (d) demonstrasikan, (e) ulangi, dan (f) rayakan; (2) model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar SBdP tentang tari kreasi daerah hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan pada siklus I = 88,24%, siklus II = 91,18%, dan siklus III = 100%; (3) kendala dalam penelitian ini, yaitu: (a) siswa belum berani bertanya terkait hal yang belum dipahami, (b) beberapa siswa masih malu dalam mengemukakan pendapatnya saat sesi tanya jawab, (c) siswa kurang memperhatikan penjelasan guru, (d) siswa kurang aktif dalam menanggapi presentasi kelompok lain, (e) siswa membuat kegaduhan saat sesi diskusi, (f) siswa kurang tenang saat sesi pemberian penghargaan. Adapun solusi untuk mengatasi kendala yang ada yaitu: (a) guru merangsang siswa dengan pertanyaan pancingan agar aktif bertanya, (b) guru memotivasi siswa untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam berpendapat, (c) guru mengingatkan siswa untuk fokus ketika pembelajaran, (d) guru membimbing siswa untuk saling menanggapi saat presentasi, (e) guru mengarahkan siswa agar berdiskusi dengan tertib, (f) guru menertibkan siswa yang ramai agar tetap tenang.
Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar SBdP tentang tari kreasi daerah pada siswa kelas IV SDN Pasiraman Lor tahun ajaran 2021/2022.
Kata kunci : Quantum Teaching, hasil belajar, SBdP