Abstrak


Studi Pustaka Cybercounseling dalam Pelaksanaan Pelayanan Konseling di Sekolah Menengah dan Pendidikan Tinggi


Oleh :
Kurnia Dwisila Adi P - K3116037 - Fak. KIP

Kurnia Dwisila Adi Pradana. STUDI PUSTAKA CYBERCOUNSELING DALAM PELAKSANAAN PELAYANAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH DAN PENDIDIKAN TINGGI.. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2022 Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pelaksanaan cybercounseling yang meliputi ruang lingkup dan sasaran, teknik, prosedur, serta keberhasilan penerapan dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Sumber data yang digunakan berupa 23 artikel penelitian dengan menunjukkan keterpautan tehadap masalah yang dikaji. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi (analisis dokumen). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi. Data tentang pelaksanaan cybercounseling yang sudah dicari, dikumpulkan, dan dianalisis kemudian diperiksa keabsahannya melalui pengecekan antar pustaka yang berkaitan dengan penerapan cybercounseling serta dengan memperhatikan masukan dari pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Sasaran cybercounseling meliputi siswa SMP, SMA, dan Pendidikan Tinggi yang tergolong dalam rentang umur 12 25 tahun. Ruang lingkup penerapan cybercounseling adalah masalah stres/ gangguan psikologi, kecemasan, karir, masalah gambling, resilien, seksualitas, akademik, masalah keluarga dan kepuasan pelayanan yang dirasakan. (2) Teknik dan media yang digunakan dalam pelaksanaan cybercounseling antara lain interaktif asyncronous dengan media Website, Whatsapp, Email dan syncronous dengan media Instant Messenger, Skype serta aplikasi Video Conference. (3) Prosedur pelaksanaan cybercounseling terdiri dari 3 tahapan utama, yaitu tahap persiapan, tahap proses konseling dan tahap pasca konseling. Sesi pelaksanaan adalah dilakukan dengan jumlah sesi 2 8 sesi sampai maksimal 12 sesi selama ½ - 4 jam dalam tiap-tiap pertemuan. (4) Keberhasilan pelaksanaan cybercounseling yaitu mampu digunakan untuk menyelesaikan masalah seperti peningkatan minat terhadap konseling, karir, penurunan perilaku negatif gambling, penurun stres dalam belajar, penurunan kecemasan, peningkatan kepercayaan diri, aktualisasi diri, self esteem, peningkatan prestasi, nilai akademik dan peningkatan resilien pada sasaran. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti kelebihan dan kekurangan serta etis dari konseling online.