Abstrak


Study Eksperimental Pengaruh Variasi Sudut Pitch dan Sudut Winglet terhadap Performa Turbin Angin Poros Horizontal


Oleh :
Dzakwan Murtadlo Mukti - K2518016 - Fak. KIP

ABSTRAK
Dzakwan Murtadlo Mukti. K2518016. STUDI EKSPERIMENTAL 
PENGARUH VARIASI SUDUT PITCH DAN SUDUT WINGLET
TERHADAP PERFORMA TURBIN HORIZONTAL. Skripsi. Surakarta: 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kampus V, Pabelan, Universitas Sebelas 
Maret, Juli 2022.
Kebutuhan energi di Indonesia mencapai 989,9 juta SBM (Setara Barel 
Minyak) dengan jumlah 90,7% nya adalah bahan bakar fosil. Indonesia mempunyai 
potensi energi angin yang dapat dimanfaatkan sejumlah 60,6 GW. Salah satu jenis 
turbin angin yang biasa digunakan adalah jenis turbin angin horizontal. Tujuan 
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi sudut pitch dan sudut winglet
terhadap cut in-speed, kecepatan putaran turbin, dan daya dihasilkan oleh turbin 
angin horizontal tipe NACA 4412. Selain itu tujuan lain yang didapatkan pada 
penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi sudut winglet terhadap cut-in 
speed, kecepatan putaran turbin, dan daya yang dihasilkan serta variasi sudut 
winglet terbaik terhadap cut-in speed, kecepatan putaran turbin, dan daya yang 
dihasilkan.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Variabel bebas yakni variasi 
sudut pitch 180
, 160
, 140
, 120 dan 100
dan variasi sudut winglet 600
, 450
, 300
, dan 
150 Variabel terikat dari penelitian merupakan cut-in speed, kecepatan putaran 
turbin, dan daya yang dihasilkan oleh turbin angin horizontal tipe NACA 4412.
Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif 
kuantitatif. Sudu yang digunakan adalah jenis NACA 4412 dengan Panjang sudu
35 cm, lebar sudu pangkal 5,5 cm, lebar sudu ujung 3,5 cm, dan jumlah sudu 5. 
Kecepatan angin pada pengujian ini ada 9 variasi, yakni 1 m/s, 1,5 m/s, 2 m/s, 2,5 
m/s, 3 m/s, 3,5 m/s, 4 m/s, 4,5 m/s, dan 5 m/s.
Pengujian ini menunjukkan adanya pengaruh dari pengaruh variasi sudut 
pitch dan sudut winglet. Semakin besar variasi sudut pitch dan semakin kecil variasi 
sudut winglet yang digunakan maka akan semakin rendah hasil cut-in speed yang 
diperolah. Pada pengujian ini cut-in speed terbaik diperoleh variasi sudut pitch 160
dan sudut winglet 150
dengan kecepatan angin yang dihasilkan sebesar 0,71 m/s. 
Selain itu semakin kecil variasi sudut pitch dan semakin kecil variasi sudut winglet
yang digunakan maka akan semakin tinggi hasil kecepatan putaran turbin dan daya 
yang diperolah. Kecepatan putaran turbin terbaik dihasilkan oleh sudut winglet 300
dan sudut pitch 100
dengan kecepatan putaran turbin sebesar 395,50 rpm pada 
kecepatan angin 5 m/s. Terakhir daya terbaik dihasilkan oleh sudut winglet 150
dan 
sudut pitch 120
dengan daya yang dihasilkan sebesar 32,22 watt pada kecepatan 
angin 5 m/s.

Kata Kunci : turbin angin horizontal, sudut pitch, sudut winglet, cut-in speed, 
kecepatan putaran turbin, daya