Penelitian tentang pengaruh suhu sintesis material kobalt ferit doping perak (Ag0,1Co0,9Fe2O4) sebagai bahan fotokatalis telah berhasil dilakukan menggunakan metode sol-gel dan kopresipitasi. Variasi suhu sintesis dilakukan sebesar 70°C, 80°C, dan 90°C. Analisis X-Ray Diffractometer (XRD) menunjukkan bahwa semua sampel memiliki struktur face-centered cubic (fcc) dengan space group Fd-3m. Ukuran kristalit dari Ag0,1Co0,9Fe2O4 mengalami kenaikan dengan peningkatan suhu sintesis pada metode kopresipitasi sebesar 16,706 - 19,889 nm dan metode sol-gel sebesar 19,885 - 20,880 nm. Hasil Fourier Transform Infrared (FTIR) diperoleh pita serapan 390-600 cm-1 yang menunjukkan adanya struktur spinel ferrite. Karakterisasi Vibrating Sample Magnetometer (VSM) menunjukkan magnetisasi saturasi (Ms) sampel metode kopresipitasi meningkat dengan variasi suhu sintesis sebesar 50,60 - 56,95 emu/g, sedangkan metode sol-gel bernilai acak pada rentang 36,73 - 58,36 emu/g. Analisis Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan ukuran rata-rata partikel dari sampel metode sol-gel sebesar 45,74 - 55,35 nm dan metode kopresipitasi sebesar 40,29 - 50,25 nm. Ag0,1Co0,9Fe2O4 menunjukkan kinerja fotokatalis optimal pada sampel dengan ukuran partikel terkecil. Kinerja reduksi fotokatalis terbaik ditemukan pada sampel metode kopresipitasi sebesar 93,03%.