Penggunaan zat adiktif dalam elektrolit dapat mengurangi pembentukan PbSO4 berlebih pada permukaan elektroda akibat pemakaian baterai aki timbal secara terus menerus dan penggunaan elektrolit dengan konsentrasi asam sulfat yang tinggi. Penelitian kali ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan zat adiktif MgSO4 dan konsentrasi larutan elektrolit H2SO4 terhadap kinerja baterai aki timbal. Variasi konsentrasi H2SO4 yaitu 5,41 M, 4,328 M, dan 3,246 M. Variasi konsentrasi MgSO4 yang digunakan yaitu 15, 30, 45, 60, dan 75 ppm dalam 500 mL larutan H2SO4 5,41 M. Baterai aki timbal dilakukan pengujian-pengisian dengan spesifikasi arus 5A dan pemakaian dengan beban sebesar 1 ohm selama 10 menit secara terpisah untuk elektrolit asam sulfat dan elektrolit magnesium sulfat lalu diukur perubahan potensialnya (Volt). Analisis reaksi reduksi – oksidasi dalam baterai dilakukan dengan uji cyclic voltammetry (CV) pada rentang potensial -0,6 V hingga 0,7 V dengan laju pemindaian 5 mV/s. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja baterai aki timbal setelah dilakukan penambahan zat adiktif pada konsentrasi optimum MgSO4 30 ppm dalam larutan H2SO4 5,41 M. Penambahan MgSO4 menyebabkan reversibilitas reaksi elektrokimia lebih tinggi. Pengaruh adiktif dalam elektrolit yaitu peningkatan performa kinerja baterai aki timbal.