;

Abstrak


Analisis Penguasaan Fakta-Fakta Dasar Matematika pada Anak Slow Learner di SMP Melana Semarang


Oleh :
Bambang Wahyu Nugroho - S851808005 - Sekolah Pascasarjana

Matematika sebagai ilmu pengetahuan dapat diterima oleh semua siswa terlepas dari karakteristik pribadi mereka, latar belakang, atau kebutuhan fisiknya. Mereka harus memiliki kesempatan untuk belajar dan didukung untuk belajar matematika salah satunya adalah anak berkebutuhan khusus slow learner. Dalam matematika, fakta-fakta dasar matematika merupakan materi dasar yang penting dikuasai oleh siswa termasuk siswa slow learner. Dalam standarnya, penguasaan fakta dasar seharusnya sudah dikuasai pada akhir kelas 3 sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan menguasaan fakta-fakta dasar matematika pada anak slow learner dan kendala-kendala yang dihadapi siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian berjumlah
3 siswa slow learner SMP Melana Semarang. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara. Triangulasi waktu digunakan untuk validasi data dalam penelitian ini. Pengambilan data dilakukan selama 3 kali dengan jeda 2-3 minggu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian ini adalah: 1) anak-anak slow learner belum mahir dalam penguasaan  fakta-fakta  dasar  matematika.  Dalam  tahapan  penguasan,  terdapat anak slow learner yang mampu sampai tahap penalaran tetapi masih lebih banyak berada di tahap menghitung/mencacah. Anak slow learner yang sudah mampu sampai tahap penalaran sudah mampu melakukan penghitungan secara abstrak dan menguasai cukup banyak strategi penalaran. Anak slow learner yang masih dalam tahap menghitung mempunyai keterbatasan dalam teknik menghitung serta hanya  menguasai  sedikit  strategi  penalaran.  2)  kendala-kendala  yang  dialami siswa adalah siswa masih sering mengandalkan ingatan, siswa  tidak memiliki cara/teknik/strategi  selain  menghitung/mencacah  menggunakan  tangan,  siswa tidak  dibiasakan menggunakan  soal  cerita  atau  soal  kontekstual,  siswa  jarang dikenalkan fakta dasar menggunakan media atau permainan edukatif.

Kata Kunci: Fakta dasar matematika, slow learner, kesetaraan, matematika