;
ABSTRAK
Latar Belakang: Depresi pasca stroke merupakan salah satu gejala sisa stroke yang umum dengan angka kecacatan, kekambuhan dan kematian yang tinggi. Depresi pasca stroke menurunkan fungsi aktifitas sehari-hari, kualitas hidup dan menjadi beban keluarga apabila tidak ditangani dengan adekuat. Psikoterapi mindfulness based cognitive therapy memberikan dukungan efek positif pada perbaikan depresi dan regulasi mood pada pasien depresi pasca stroke.
Tujuan: Untuk menilai penanganan kasus depresi pada pasien depresi pasca stroke dengan penerapan psikoterapi mindfulness based cognitive therapy.
Metode: Studi ini merupakan case study dengan pendekatan penelitian kualitatif pada kasus pasien depresi pasca stroke dengan latar belakang yang berbeda menggunakan modul psikoterapi mindfulness based cognitive therapy, analisis data menggunakan constant comparative method dari Glasser. Validasi data menggunakan uji credibility dengan triangulasi dan uji transferability. Penyajian data menggunakan tabel, grafik dan disertai verbatim.
Hasil: Temuan menunjukkan perbaikan depresi pada ketiga subjek setelah mendapatkan psikoterapi mindfulness based cognitive therapy dengan penyesuaian setting individu, waktu, diagnosis, yang dilakukan sebanyak delapan sesi. Terdapat perbaikan pada Subjek I, II dan III yaitu penyembuhan transferensi dan Subjek III pada penyembuhan otonomi.
Simpulan: Ketiga subjek merasakan perbaikan gejala depresi setelah menjalani psikoterapi mindfulness based cognitive therapy dengan setting yang disesuaikan.
Kata Kunci: Mindfulness based cognitive therapy, depresi pasca stroke.