Abstrak


PENERAPAN PENDEKATAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG KALOR DAN PERPINDAHANNYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 KUTOSARI TAHUN AJARAN 2021/2022


Oleh :
Khasanudin Arrifa`i - K7118506 - Fak. KIP

ABSTRAK

Khasanudin Arrifa’i. PENERAPAN PENDEKATAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG KALOR DAN PERPINDAHANNYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 KUTOSARI TAHUN AJARAN 2021/2022. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2022.

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan komponen penerapan pendekatan Blended Learning (2) meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan Blended Learning (3) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan pendekatan Blended Learning.

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas V SD Negeri 5 Kutosari. Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komponen penerapan pendekatan Blended Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 5 Kutosari tahun ajaran 2021/2022 yaitu: (a) tatap muka di kelas (b) belajar mandiri di luar kelas, (c) pemanfaatan aplikasi, (d) tutorial, (e) kerja sama, dan (f) evaluasi, (2) penerapan pendekatan Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 5 Kutosari tahun ajaran 2021/2022, (3) kendala penerapan pendekatan Blended Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA tentang kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 5 Kutosari tahun  ajaran 2021/2022 yaitu: (a) siswa masih malu bertanya, (b) guru lupa belum membahas hasil evaluasi siswa  terlebih dahulu sebelum pulang, (c) terdapat siswa beberapa siswa yang bermain sendiri saat guru menjelaskan hasil diskusi, (d) guru lupa belum memberikan instruksi untuk merangkum hasil mencari informasi yang  telah didapat siswa (e) siswa kurang maksimal dalam mencari informasi terkait materi yang sedang dipelajari, (f) terdapat beberapa siswa yang terlambat mengirimkan tugas, (g) guru kurang maksimal dalam memberikan pertanyaan kepada siswa. Adapun solusi dari kendala tersebut yaitu: (a) guru memotivasi siswa untuk aktif bertanya, (b) guru membahasa hasil evaluasi siswa terlebih dahulu untuk pertemuan selanjutnya, (c) guru memotivasi siswa agar tidak bermain sendiri, dan fokus memperhatikan penjelasan guru, (d) guru memberikan instruksi untuk merangkum hasil mencari informasi yang  telah didapat siswa, (e) guru memotivasi siswa untuk memperhatikan instruksi yang diberikan oleh guru terkait dengan mencari informasi tentang materi yang sedang dipelajari, (f) guru memberikan nasihat agar tugas tetap dikumpulkan tepat pada waktunya, (g) guru memperjelas pertanyaan yang akan diberikan kepada siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan pendekatan Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang kalor dan perpindahannya pada siswa kelas V SD Negeri 5 Kutosari tahun ajaran 2021/2022.