Abstrak


Penerapan Metode Drill Berbasis Learning Management System Terintegrasi dalam Platform Drill - Apligama untuk Meningkatkan Efektivitas dan Hasil Belajar Autocad


Oleh :
Ririn Astuti - K1518063 - Fak. KIP

Ririn Astuti. K1518063. PENERAPAN METODE DRILL BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) TERINTEGRASI DALAM PLATFORM DRILL -APLIGAMA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR AUTOCAD. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Agustus 2022. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran AutoCAD dengan menerapkan metode drill berbasis Learning Management System (LMS) terintegrasi dalam platform Drill – Apligama. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Ganesha Tama Boyolali dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas XI DPIB. Tahapan penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan tahap sebagai berikut: 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3)Observasi, 4) Refleksi. Data dikumpulkan melalui pengamatan efektivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan lembar tes dan lembar pengamatan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif berupa persentase rata-rata hasil pengukuran efektivitas dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan efektivitas dan hasil belajar siswa kelas XI DPIB SMK Ganesha Tama Boyolali dengan menggunakan metode drill berbasis Learning Management System (LMS) terintegrasi dalam Platform Drill – Apligama. Persentase efektivitas belajar pada pra tindakan sebesar 41,82%, siklus I sebesar 72,73?n siklus II sebesar 92,73%, sehingga diketahui bahwa efektivitas belajar mengalami peningkatan pada pra tindakan menuju siklus I sebesar 30,91?n pada siklus I menuju siklus II sebesar 17,27%. Persentase hasil belajar pada pra tindakan sebesar 36,36%, siklus I sebesar 59,09?n siklus II sebesar 87,88%, sehingga diketahui bahwa hasil belajar mengalami peningkatan pada pra tindakan menuju siklus I sebesar 22,73?n pada siklus I menuju siklus II sebesar 28,79%.