Penelitian ini bertujuan menguji peran kecerdasan emosional sebagai mediator pengaruh aktivitas luang pada keterlibatan kerja. Objek penelitian ini berfokus kepada full-time Barista di seluruh Indonesia, dimana waktu pengambilan sampel dilakukan pada medio Januari-Februari, tahun 2020. Sampel yang digunakan sejumlah 220 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu probability & purposive sampling. Sedangkan teknik pengambilan data responden dilakukan dengan menggunakan kuesioner.
Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan SEM AMOS untuk uji validitas, reliabilitas dan hipotesis. Hipotesis pada penelitian ini diuji menggunakan teknik bootstrap dan uji sobel untuk menguji peran mediasi. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari aktivitas luang sebagai variabel independen, keterlibatan kerja sebagai variabel dependen dan kecerdasan emosional sebagai variabel mediasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas luang mempunyai pengaruh positif dan negatif, tergantung pada jenisnya dan signifikan pada kecerdasan emosional. Hasil mediasi menunjukkan kecerdasan emosional memediasi secara parsial terhadap pengaruh aktivitas luang pada keterlibatan kerja.
Kata Kunci: aktivitas luang, keterlibatan kerja, kecerdasan emosional