Pencemaran lingkungan oleh ion logam Ni(II) menjadi suatu masalah global karena potensi toksisitasnya sehingga perlu dilakukan pemantauan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sensor ion logam Ni(II) dari membran kitosan terikat silang dengan tripolifosfat dan dimetilglioksim sebagai senyawa pembentuk warna. Sintesis membran kitosan-tripolifosfat-dimetilglioksim dilakukan dengan metode inversi fasa. Membran yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan FTIR, SEM-EDX, dan spektrofotometer UV-Vis.
Membran kitosan-tripolifosfat-dimetilglioksim yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sensor ion logam Ni(II) ditunjukkan dengan adanya perubahan warna membran dari transparan menjadi merah muda. Analisis FTIR pada membran kitosan-tripolifosfat-dimetilglioksim menghasilkan adanya serapan dari gugus P=O yang menunjukkan keberhasilan ikatan silang dengan tripolifosfat dan masuknya dimetilglioksim ke dalam membran ditunjukkan oleh serapan khas dari gugus C=N. Hasil analisis SEM-EDX menunjukkan morfologi permukaan membran terdapat struktur seperti nanofiber yang merupakan kompleks Ni(DMG)2 dan adanya kandungan nikel setelah kontak dengan ion logam Ni(II). Kompleks Ni(DMG)2 yang terbentuk terlihat jelas pada spektra UV-Vis dengan serapan maksimal pada panjang gelombang 561,5 nm. Kondisi optimum sensor dihasilkan pada pH 7 dengan waktu kontak 5 menit, rentang deteksi 2-12 ppm, dan sensor selektif terhadap ion logam Ni(II) dari gangguan ion logam Zn(II), Cu(II), dan Fe(II).