Pembelajaran daring menimbulkan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dikarenakan mahasiswa yang terus menerus melakukan aktivitas di rumah saja cenderung berbuat malas, melakukan kegiatan yang mengasyikkan seperti menonton drama Korea, serta memiliki kecemasan disebabkan adanya perubahan gaya pembelajaran. Namun, tidak semua mahasiswa yang menonton drama Korea melakukan prokrastinasi akademik dikarenakan setiap mahasiswa memiliki regulasi emosi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara intensitas menonton drama Korea dan regulasi emosi dengan prokrastinasi akademik, melihat hubungan antara intensitas menonton drama korea dengan prokrastinasi akademik, serta melihat hubungan antara regulasi emosi dengan prokrastinasi akademik selama pembelajaran daring. Responden penelitian merupakan mahasiswa S1 Psikologi Fakultas Psikologi UNS yang berjumlah 82 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Prokrastinasi Akademik dengan nilai koefisien reliabilitas 0,888, Skala Intensitas Menonton Drama Korea dengan nilai koefisien reliabilitas 0,892, dan Skala Regulasi Emosi dengan nilai koefisien reliabilitas 0,783. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis linear berganda. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas menonton drama Korea dan regulasi emosi memiliki hubungan yang sedang dan signifikan dengan prokrastinasi akademik . Selain itu, ditemukan pula bahwa intensitas menonton drama korea memiliki korelasi positif yang tidak signifikan dengan prokrastinasi akademik . Kemudian ditemukan juga bahwa regulasi emosi memiliki korelasi negatif dan signifikan dengan prokrastinasi akademik . Dari hasil penelitian tersebut maka mahasiswa disarankan untuk mengendalikan emosi negatif yang muncul saat menghadapi tugas akademik melalui regulasi emosi agar dapat menurunkan tingkat prokrastinasi akademik.