Abstrak


Quality control kopi bubuk “ cap tjangkir “ di PT. Podorejo Sukses Tempuran-Magelang Jawa Tengah


Oleh :
Fibriani Nur Rokhmawati - H.3106048 - Fak. Pertanian

ABSTRAK Setiap perusahaan diharapkan menghasilkan produk yang berkualitas dan aman dikonsumsi oleh masyarakat. Untuk menghasilkan produk tersebut maka perlu diadakan proses Quality Control pada setiap proses produksi. Kegiatan magang ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Quality Control pada kopi bubuk antara teori dan penerapannya di lapangan mengenai Quality Control bahan baku, proses pengolahan, produk akhir. Pengumpulan data dalam kegiatan magang ini dilaksanakan dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara dan teerlibat langsung dengan proses produksi. Bahan baku yang digunakan adalah jenis kopi arabica, Robusta, Excelsa dan WIB. Dimana bahan baku diperoleh dari Wonosobo. Bahan tambahan yang digunakan meliputi jagung, marning dan essence. Biji jagung didatangkan dari Magelang, marning dari daerah Kediri, sedangkan essence merupakan produk import yang didistribusikan oleh supplier di Jakarta, Semarang dan Surabaya.. Proses pengolahan kopi bubuk meliputi penyangraian biji kopi, penyangraian jagung dan marning, pemberian essencce pada kopi, jagung dan marning sangrai, pemberian gula pasir pada jagung dan marning sangrai, pencampuran antara kopi-jagung-marning, proses milling ( penepungan ) dan proses pengemasan kopi bubuk. Penilaian karakter biji kopi beras biasanya meliputi warna, keseragaman ukuran, rupa, dan bau. Dari hasil analisis dapat diketahui kadar air dari biji kopi memiliki kadar air rata – rata 11,57 %. Hal ini sudah sesuai dengan SNI 01-2907-2008 yaitu kadar air biji kopi maksimal 12,5 %. Dilakukan pengecekan suhu pada mesin PROBAT, untuk PROBAT kapasitas 60 kg suhu kematangan mencapai ± 117,5 oC dan untuk PROBAT kapasitas 25 kg suhu kematangan mencapai 100 – 200 oC dengan lama penggorengan 15 menit dan pendinginan 12 menit. Dari hasil analisis dapat diketahui kadar air dari kopi bubuk ” cap Tjangkir ” sebesar 2,43%. Dan kadar abu sebesar 2,68 %. Hal ini menunjukan bahwa kadar air dan kadar abu kopi bubuk “ cap Tjangkir “ telah memenuhi SNI 01-3542-1994 bahwa kadar air maksimal 7% dan SNI 01- 3542 -1994 kadar abu maksimal 5 %. Kata Kunci : Quality Control, Kopi Bubuk