;

Abstrak


Pengaruh Blended Learning Berbasis Inquiry dan PJJ Luring Terhadap Keterampilan Membuat Laporan Pengamatan Ditinjau Dari Minat Belajar Peserta Didik (Studi Eksperimen pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri Kecamatan Andong Tahun Ajaran 2020/2021)


Oleh :
Muh Ridwan Febrian - S031808023 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (1) pengaruh model pembelajaran blended learning berbasis inquiry dan model PJJ luring terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan, (2) pengaruh minat belajar terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan, dan (3) interaksi antara model pembelajaran dengan minat belajar terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan. 
Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Penelitian ini dilakukan di 4 sekolah dasar negeri di Andong, Boyolali, Indonesia. Sampel terdiri dari 90 siswa yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes penilaian kinerja dan angket minat belajar. Uji prasyarat yang dilakukan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji keseimbangan. Pengujian hipotesis diuji dengan menggunakan uji Anava Dua Jalan dengan Sel Tak Sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat pengaruh antara model pembelajaran blended learning berbasis inquiry dan model PJJ luring terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan (FA = 81,328 > F0 = 3,952), 2) terdapat pengaruh antara minat belajar tinggi dan rendah terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan (FB = 48,742 > F0 =3,952 ), 3) tidak terdapat interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap keterampilan membuat laporan pengamatan (F¬AB =  0,061 < F0>Uji lanjut dilakukan dengan perbandingan rata-rata keterampilan membuat laporan observasi dan minat belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian dapat diketahui: 1) peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran blended learning berbasis inquiry memiliki keterampilan membuat laporan pengamatan lebih baik dibandingkan menggunakan PJJ luring, 2) peserta didik dengan minat belajar tinggi memiliki keterampilan membuat laporan pengamatan lebih baik dibandingkan minat belajar rendah, dan 3) nilai keterampilan membuat laporan percobaan pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol pada semua kategori minat belajar.
Kesimpulan penelitian ini yaitu: (1) model pembelajaran berpengaruh; (2) minat belajar berpengaruh; dan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap keterampilan membuat laporan observasi.