Abstrak


Analisis Yuridis Terhadap Kedudukan Anak Hasil Perkawinan Siri (Studi Kasus pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sragen)


Oleh :
Bella Yulfarida - E3117031 - Sekolah Vokasi

Pencatatan akta kelahiran merupakan bukti sah status dan peristiwa kelahiran seseorang. Anak yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis yuridis terhadap kedudukan anak, status hukum anak serta mengetahui upaya pemerintah dalam mengatasi kedudukan anak dari perkawinan siri. Jenis penelitian ini adalah empiris yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak hasil perkawinan siri diistbatkan kemudian dicatatkan di pencatatan sipil demi mendapatkan kedudukan hukum yang sah. Status hukum anak nikah siri bahwa setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 maka apabila dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain ternyata mempunyai hubungan darah sebagai ayahnya maka berhak mendapatkan warisan dari ayahnya.  Upaya pemerintah dalam mengatasi kedudukan anak dari perkawinan siri adalah melakukan sosialisasi agar pasangan siri menjadi perkawinan yang sah yaitu dengan mencatatkan dengan istbat nikah serta melakukan perkawinan ulang.

Kata Kunci : kedudukan hukum, status hukum, anak,  pernikahan siri