;

Abstrak


KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 SALATIGA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR


Oleh :
Christine Iriane Gultom - S851908004 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi trigonometri serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan penalaran siswa.

            Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas XI SMA Negeri 2 Salatiga, yang diambil menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, tes kemampuan penalaran matematis, angket gaya belajar siswa, dan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

            Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Analisis kemampuan penalaran siswa masing-masing gaya belajar adalah sebagai berikut: a) Siswa dengan gaya belajar visual tidak mampu menuliskan informasi-informasi penting yang ada pada soal, siswa mampu menuliskan informasi penting tentang suatu masalah matematika ke dalam gambar, namun siswa tidak mampu dalam proses menggunakan rumus yang tepat dan melakukan perhitungan dengan benar, serta tidak mampu mampu menyimpulkan hasil akhir penyelesaian masalah dengan benar. b) Siswa dengan gaya belajar auditori mampu menuliskan informasi-informasi penting yang ada pada soal, mengungkapkan informasi penting tentang suatu masalah matematika ke dalam gambar, namun tidak mampu dalam dalam proses menggunakan rumus yang tepat dan melakukan perhitungan dengan benar serta tidak mampu mampu menyimpulkan hasil akhir penyelesaian masalah dengan benar. c) Siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu menuliskan informasi-informasi penting yang ada pada soal, mengungkapkan informasi penting tentang suatu masalah matematika ke dalam gambar, namun tidak mampu dalam proses menggunakan rumus yang tepat dan melakukan perhitungan dengan benar serta mampu menyimpulkan hasil akhir penyelesaian masalah dengan benar. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan masalah trigonometri adalah siswa kurang teliti dalam proses penyelesaian masalah, siswa kurang paham terhadap rumus mana yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal, siswa tidak terbiasa membuat kesimpulan setelah selesai menyelesaikan soal, proses pembelajaran yang masih berpusat di guru, pemberian soal yang monoton, dan guru jarang memberikan apresiasi ketika siswa berani berpendapat.