;
HUBUNGAN ANTARA POLIMORFISME HUMAN LEUKOCYTE ANTIGEN DRB1*09:01 DAN TOTAL LYMPHOCYTE COUNT DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PASIEN COVID-19
DI RUMAH SAKIT UNS
Reschita Adityanti, Reviono, Hendrastutik Apriningsih
Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta/RSUD dr. Moewardi Surakarta
Latar belakang: Coronavirus disease 2019 merupakan penyakit multigenik dan multifaktorial dengan banyak determinan genetik dan lingkungan. Identifikasi sifat HLA akan memberikan informasi tentang mekanisme yang mempengaruhi patogenesis infeksi. Stimulasi SARS-CoV 2 terus-menerus dapat menginduksi kelelahan sel T yang menyebabkan limfositopenia dan berkaitan dengan derajat keparahan COVID-19.
Metode: Penelitian retrospektif kohort. Jumlah subjek penelitian 44 pasien COVID-19 yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit UNS periode Mei - Oktober 2021 dengan cara random sampling menggunakan data rekam medis. Kelompok pasien COVID-19 derajat non severe (n=28) dan Kelompok pasien COVID-19 derajat severe (n=16) dilakukan perhitungan total lymphocyte count (TLC) dan pemeriksaan polimorfisme HLA DRB1*09:01 SNP rs75314265, rs79572840, dan rs117501019.
Hasil: Hubungan antara polimorfisme HLA DRB1*09:01 SNP number rs75314265 dengan derajat keparahan COVID-19 tidak signifikan secara statistik (r=0,082; p=0,596). Hubungan polimorfisme HLA DRB1*09:01 SNP number rs79572840 tidak dapat dinilai karena tidak ada variasi data (r=-; p= -). Hubungan antara polimorfisme HLA DRB1*09:01 SNP number rs117501019 dengan derajat keparahan COVID-19 tidak signifikan secara statistik (r=-0.202; p=0,189). Tidak terdapat hubungan antara total lymphocyte count dengan derajat keparahan pasien COVID-19 (r=-0,165; p=0,285).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara polimorfisme HLA DRB1*09:01 dengan derajat keparahan pasien COVID-19. Tidak terdapat hubungan antara total lymphocyte count dengan derajat keparahan pasien COVID-19.
Kata Kunci: polimorfisme, HLA, TLC, COVID-19.