;
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel family ownership, kebijakan utang, serta collateralizable asset terhadap variabel kebijakan dividen. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan perhotelan yang telah terdaftar di BEI 2013–2021, sedangkan subjek pada penelitian ini, yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan perhotelan yang sudah go public di BEI. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder (time series), dengan teknik purposive sampling, yaitu penyampelan data dengan kriteria–kriteria tertentu. Adapun kriteria-kriteria tertentu pada sampel penelitian ini, yaitu: 1) perusahaan di sektor perhotelan yang go public atau terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara berturut–turut selama periode 2013–2021. 2) perusahaan di sektor perhotelan yang menerbitkan laporan keuangan tahunan pada tahun 2013–2021 yang dinyatakan dalam nilai mata uang Rupiah (Rp). dan 3) perusahaan di sektor perhotelan yang menyajikan data laporan keuangan tahunan secara lengkap sesuai dengan data yang diperlukan pada setiap variabel dependen dan independen dalam penelitian ini.
Dengan kriteria–kriteria tertentu dalam pengambilan data sampel pada penelitian ini, maka diperoleh sebanyak 153 sampel data penelitian dari perusahaan perhotelan yang terdaftar di BEI tahun 2013–2021, yang diolah dengan menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) V.25. Berdasarkan hasil dari analisis olah data pada sampel penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, Family Ownership berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen. Kebijakan utang berpengaruh negatif terhadap dividen. Collateralizable asset berpengaruh positif terhadap dividen.