Abstrak


Analisis peran orang tua dalam pendampingan belajar peserta didik


Oleh :
Pratadina Arya Rahmawan - K7118177 - Fak. KIP

Pratadina Arya Rahmawan. K7118177. Pembimbing I: Dr. Rukayah, M.Hum. Pembimbing II: Roy Ardiansyah, M.Pd. ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN BELAJAR PESERTA DIDIK Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Oktober 2022.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Hasil Analisis Peran Orang Tua dalam Pendampingan Belajar Peserta Didik. Penelitian ini membahas tentang peran orang tua dalam pendampingan belajar peserta didik yang berlangsung di rumah subjek yaitu di Dusun Karang Tengah, Desa Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Teknik dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu satu orang peserta didik SD Negeri 02 Jatipuro. Teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi teknik.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pendampingan belajar peserta didik beragam dan berperan mendukung proses belajar anak. Orang tua telah memberikan peran yang terbaik untuk membantu peserta didik dalam belajar dengan memberikan pendampingan, motivasi, teladan, dan fasilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua sangat berperan dalam proses belajar anak. Bedasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa peran orang tua (Bapak Mardi dan Ibu Sri Wahyuni) dalam pendampingan belajar peserta didik sudah menunjukkan adanya peranan orang tua yakni pertama, melakukan proses mendampingi belajar dengan cara pemberian beberapa contoh dalam penyelesaian permasalahan dan pemberian saran untuk untuk mencoba berbagai cara penyelesaian. Kedua, memberikan dorongan kepada anak dalam belajar untuk membantu anak dalam menghasilkan idenya sendiri berupa pemberian penghargaan berupa barang atau pujian. Ketiga, memberikan teladan yang baik dengan mengajak anak dan memintanya mencoba menerapkan ide yang anak utarakan dengan menyesuaikan kemampuan anak dan mengkaitkan pada kehidupan sehari-hari. Keempat, memberikan fasilitas yang baik berupa ruangan atau lingkungan yang baik.