Abstrak


ANALISIS JANGKAUAN LAYANAN DAN PROYEKSI KEBUTUHAN PENDIDIKAN MENENGAH (SMA/SMK/MA/MAK) DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022


Oleh :
Wahyu Islamiyah - K5418081 - Fak. KIP

Islamiyah, Wahyu. ANALISIS JANGKAUAN LAYANAN DAN PROYEKSI KEBUTUHAN PENDIDIKAN MENENGAH (SMA/SMK/MA/MAK) DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022 (IMPLEMENTASI SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR GEOGRAFI SMA KELAS XI SEMESTER 2 KURIKULUM 2013 REVISI PADA KD 3.5 MENGANALISIS DINAMIKA KEPENDUDUKAN DI INDONESIA UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, November 2022.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola persebaran pendidikan menengah (SMA/SMK/MA/MAK) di Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, (2) mengetahui jangkauan layanan pendidikan menengah (SMA/SMK/MA/MAK) di Kabupaten Karanganyar Tahun 2022, serta (3) mengetahui proyeksi kebutuhan pendidikan menengah(SMA/SMK/MA/MAK) di Kabupaten Karanganyar Tahun 2030. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pola persebaran pendidikan menengah di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Jaten adalah pola mengelompok, sedangkan di Kecamatan Gondangrejo memiliki pola acak atau tidak teratur; (2) berdasarkan SNI 03-1733-2004 tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan, layanan pendidikan menengah di Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Gondangrejo, dan Kecamatan Jaten belum mampu menjangkau seluruh wilayah kecamatan, sedangkan jangkauan layanan pendidikan menengah berdasarkan domisili peserta didik menunjukkan bahwa 86,04?rasal dari luar radius jangkauan layanan 3.000 m; (3) pada Tahun 2030 Kecamatan Karanganyar diperkirakan tidak membutuhkan tambahan rombongan belajar maupun sekolah, sedangkan Kecamatan Gondangrejo membutuhkan tambahan 35 rombongan belajar, dan Kecamatan Jaten membutuhkan tambahan 87 rombongan belajar.