Abstrak


Strategi pengembangan sentra industri kecil emping garut (Maranta arundinacea L ) Di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali


Oleh :
Annisa Kurnia Mumpuni - H.0305052 - Fak. Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaan sentra industri kecil emping garut di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali, merumuskan alternatif strategi dan menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan sentra industri kecil emping garut di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dan dilaksanakan dengan teknik survey. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja), yaitu Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah (1) analisis usaha untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usaha, (2) analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan sentra industri kecil, (3) matriks SWOT untuk merumuskan alternatif strategi pengembangan sentra industri kecil, dan (4) matriks QSP untuk menentukan prioritas strategi pengembangan sentra industri kecil. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kekuatan utama dalam mengembangkan sentra industri kecil emping garut yaitu kualitas emping garut di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali yang baik, produksi mudah dan resiko usaha yang kecil. Sedangkan kelemahan utamanya yaitu keterbatasan bahan baku saat musim hujan dan kekurangan modal. Peluang eksternal dalam mengembangkan sentra industri kecil emping garut yaitu mempunyai hubungan yang dekat dengan konsumen dan perhatian pemerintah terhadap pengembangan usaha ini. Sedangkan ancaman eksternalnya yaitu harga produk emping garut dari daerah lain yang lebih murah. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan sentra industri kecil emping garut di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali yaitu mempertahankan kualitas, hubungan dengan konsumen, jaringan distribusi emping garut, kemitraan untuk bertahan di pasaran; meningkatkan produktivitas disertai koordinasi antara instansi terkait dalam rangka permodalan dan pengembangan budidaya tanaman garut serta pengembangan sentra industri kecil emping garut; meningkatkan kualitas sumber daya pengrajin secara teknis dan pemberian motivasi usaha melalui kegiatan pembinaan untuk memaksimalkan produksi dan daya saing emping garut. Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan sentra industri kecil emping garut di Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali adalah meningkatkan produktivitas disertai koordinasi antara instansi terkait dalam rangka permodalan dan pengembangan budidaya tanaman garut serta pengembangan sentra industri kecil emping garut.