Fatkhul Nursafaah. K6418026. PERAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB (Studi Kasus di Kelas XI SMA Negeri 1 Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Januari 2023.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) Peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam usaha pembentukan karakter tanggung jawab pada peserta didik di SMA Negeri 1 Sapuran; 2) Kendala dan upaya dalam meningkatkan peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam pembentukan karakter tanggung jawab pada peserta didik di SMA Negeri 1 Sapuran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian, diperoleh berdasarkan hasil wawancara, observasi lapangan dan studi dokumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang dikembangkan dengan teknik snowball sampling. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Simpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yaitu memberikan motivasi bagi peserta didik berupa intruksi yang menunjang sikap antusiasme peserta didik dalam menerima materi terkait karakter tanggung jawab, pengadaan peraturan berupa kontrak belajar di dalam kelas sebagai upaya pembentukan sikap disiplin yaitu tanggung jawab pribadi bagi peserta didik, pemberian arahan dengan tujuan melatih peserta didik dalam mempraktikkan karakter tanggung jawab melalui aktivitas diskusi kelompok, mengintegrasikan nilai karakter tanggung jawab dalam penyampaian materi pelajaran oleh guru, dan pengadaan refleksi berupa kegiatan evaluasi bagi peserta didik; 2) Kendala yang timbul dalam pembentukan karakter tanggung jawab pada peserta didik di SMA Negeri 1 Sapuran yaitu: Masih terdapatnya peserta didik yang kurang optimal dalam mendukung kegiatan pembentukan karakter tanggung jawab ditandai dengan kurangnya kesiapan saat menerima pembelajaran, sikap kurangnya rasa disiplin berupa perilaku tidak menaati kontrak pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di dalam kelas, dan kurangnya keaktifan saat melakukan kegiatan kelompok yakni berupa diskusi. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah berupa: Pemberian sanksi atau punishment bagi peserta didik yang melanggar peraturan kontrak pembelajaran di dalam kelas, pemberian rubrik penilaian kelompok, serta pengadaan perencanaan aktivitas diskusi oleh guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.