Keterampilan berpikir kritis, komunikasi tertulis, dan hasil belajar siswa SMP Negeri 1 Kebakkramat kelas VIII tergolong sedang. Berdasarkan hasil pendahuluan tersebut, peneliti merancang pembelajaran dengan model pembelajaran ITCPS. Model pembelajaran ITCPS merupakan pengembangan dari model pembelajaran kooperatif dan problem solving. Siswa diharapkan dapat menguasai konsep dan dituntut aktif untuk memecahkan masalah dan menerapkan pembelajaran yang di peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Investigation Through Cooperative Problem Solving (ITCPS) terhadap keterampilan berpikir kritis, komunikasi tertulis, dan hasil belajar IPA.
Penelitian ini menggunakan mixed method yang lebih dominan pada penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII E dan VIII F SMP Negeri 1 Kebakkramat pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, survei, dan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan uji manova dan uji T dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ITCPS berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dengan hasil uji manova diperoleh nilai 0,049 < taraf> sebesar 0,05, Komunikasi tertulis dengan hasil uji manova diperoleh nilai 0,045 < taraf> sebesar 0,05, serta hasil belajar IPA dengan hasil uji Paired sample t Test diperoleh nilai aspek sikap 0,004 < taraf>2-Tailed sebesar 0,05 dan aspek pengetahuan 0,000 < taraf>2-Tailed sebesar 0,05. Namun, model pembelajaran ITCPS tidak berpengaruh terhadap hasil belajar IPA aspek keterampilan hasil uji Independent sample t test dengan nilai 0,075 > taraf sig. 2-Tailed sebesar 0,05.