Peningkatan timbulan limbah organik rumah tangga serta ketergantungan terhadap energi berbasis fosil mendorong perlunya sistem rekayasa yang mampu mengonversi limbah menjadi energi secara aman dan terkontrol. Meskipun teknologi biodigester telah banyak dikembangkan, sistem yang tersedia umumnya dirancang untuk skala komunitas dengan dimensi relatif besar, kebutuhan ruang instalasi luas, serta konfigurasi yang kurang kompatibel dengan keterbatasan ruang dan karakteristik pengguna rumah tangga. Kondisi ini menyebabkan potensi pemanfaatan limbah organik pada level domestik belum dapat dioptimalkan secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan perancangan teknik yang secara spesifik mempertimbangkan aspek keselamatan struktural, kekompakan dimensi, serta kemudahan operasional dalam konteks penggunaan rumah tangga. Tugas akhir ini bertujuan merancang serta mengevaluasi kekuatan struktur pressure vessel pada sistem biodigester rumah tangga Hybrid Stove Biodigester (HASBI) dengan pendekatan berbasis standar ASME dan analisis elemen hingga. Fokus kajian dibatasi pada aspek mekanika struktur dan keselamatan operasional bejana tekan terhadap beban tekanan internal.Hasil analisis menunjukkan bahwa tegangan kerja maksimum yang terjadi berada di bawah tegangan ijin material, dengan faktor keamanan memenuhi kriteria desain yang ditetapkan ASME sebesar 1.5. Evaluasi komparatif antara metode analitik dan numerik menunjukkan error respons mekanik struktur maksimal 10%. Analisis terhadap kurva S–N material AISI 304 pada suhu ruang mengindikasikan bahwa tegangan amplitudo kerja berada jauh di bawah batas kelelahan, sehingga kegagalan fatigue tidak menjadi mekanisme dominan pada kondisi operasi desain. Dengan demikian, desain pressure vessel dinyatakan memenuhi target keselamatan dan keandalan struktural untuk aplikasi rumah tangga dalam batas asumsi pembebanan statik yang digunakan.