Dhimas
Adi Putranto, O0222046. Analisis Kebutuhan Fisik Atlet
Pencak Silat Kategori Tanding Berdasarkan Jenis
Kelamin Melalui Analisis Komponen Utama Tahun
2026. Skripsi. Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis kondisi atlet pencak silat kategori tanding berdasarkan jenis
kelamin
melalui
analisis komponen utama.
Fokus
penelitian ini Adalah mengetahui variable-variabel fisik yang paling dominan pada atlet putra dan atlet putri dalam menggambarkan kondisi fisik secara keseluruhan. Sampel penelitian ini terdiri dari 16 atlet pencak silat kategori tanding, yaitu 8 atlet putra dan 8 atlet putri. Seluruh variable. Data diperoleh dan dianalisis menggunakan Pricipal Component Analysis (PCA) dengan bantuan software JASP setelah melalui uji normalitas dan uji kelayakan data (KMO dan Bartlett). Hasil penelitian menunjukan bahwa KMO memenuhi kriteria kelayakan analisis faktor sehingga data layak
untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan analisis komponen utama. Berdasarkan hasil data yang
diperoleh beberapa komponen yang memengaruhi kondisi fisik atlet putra Adalah daya tahan aerobik, kekuatan perut, kelincahan, kekuatan lengan, dan daya tahan tungkai. Sementara itu, pada atlet putri terbentuk dua komponen utama setelah rotasi, yaitu komponen pertama yang dipengaruhi oleh kelentukan, kekuatan perut, daya tahan aerobik, dan daya tahan tungkai, serta komponen kedua yang dipengaruhi oleh kelincahan dan kekuatan lengan. Dengan ini menunjukan adanya perbedaan struktur kondisi fisik anatara atlet putra dan atlet putri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa atlet putra menunjukan dominansi kondisi fisik yang
bersifat umum dan terintegrasi, sedangkan atlet putri memiliki dua dimensi keterampilan motorik khusus.