Penulis Utama : Putri Rizky Pradani
NIM / NIP : D1216049

Warung wedangan di Kota Surakarta telah bergeser fungsi menjadi ruang publik bagi masyarakat. Ruang publik menjadi wadah bagi seluruh lapisan masayarakat untuk berkumpul dan melakukan berbagai diskusi kritis secara bebas tanpa adanya tekanan dari kalangan otoritas. Adanya modernisasi mulai berpengaruh kepada metamorfosa warung wedangan. Berbagai transformasi dilakukan oleh pedagang wedangan hingga menghasilkan berbagai jenis dan bentuk warung wedangan. Dalam penelitian ini dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu warung wedangan tradisional, berkembang dan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh transformasi berpengaruh pada warung wedangan sebagai ruang publik. Transformasi warung wedangan sebagai ruang publik di fokuskan pada beberapa poin yaitu transformasi warung wedangan secara fisik, partisipan yang berkunjung, pesan yang dipertukarkan, bahasa yang digunakan dan atmosfer yang berkembang didalamnya.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan penggunaan metode quasi-participant­ observation dan in-depth interview secara terstruktur di sembilan situs dari tiga kategori jenis warung wedangan. Sumber data berupa manusia dengan teknik theoretical construct sampling dengan menetapkan aspek-aspek tertentu dari konsep yang digunakan. Data juga didukung dengan berbagai studi literatur.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis warung wedangan masih mempertahankan ruang publik, meskipun memiliki perbedaan dalam segi ukuran, komposisi publik, gaya bekerja, puncak perdebatan, maupun perbedaan orientasi topik. Warung wedangan tradisional dan berkembang memiliki tiga kriteria institusional atau tiga ciri dasar ruang publik yaitu demokrasi,  kebermaknaan dan renponsif. Meskipun diketahui bahwa ruang publik di warung wedangan berkembang mulai terkotak-kotak karena lahan yang luas yang tidak memungkinkan semua orang yang datang ke wedangan ikut bergabung dalam suatu bahasan, pengunjung cenderung bersama kelompoknya. Sedangkan  transfromasi pada warung wedangan modern nampaknya berpengaruh pada ruang publik yang semu. Transformasi menuju modernitas justru semakin mengaburkan nilai ruang publik sebagai wadah bersatunya warga negara tanpa membawa atribut apapun untuk melakukan diskusi kritis mengenai kegelisahan publik serta terbentuknya sebuah opini publik sebagai wujud demokrasi deliberatif.  Keyword: ruang publik, transformasi, warung wedangan, tradisional, berkembang, modern

×
Penulis Utama : Putri Rizky Pradani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D1216049
Tahun : 2019
Judul : Transformasi Warung Wedangan Sebagai Ruang Publik (Studi Kasus di Kota Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2019
Program Studi : S-1 Ilmu Komunikasi Non Reguler
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. ISIP-D1216049
Kata Kunci : ruang publik, transformasi, warung wedangan, tradisional, berkembang, modern
Jenis Dokumen : Skripsi lama (sebelum 2022)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Pawito. Ph.D
Penguji : 1. Mahfud Anshori, S.Sos., M.Si
2. Deniawan Tommy Chandra Wijaya, S.Sos., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.