Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik peternak, kinerja reproduksi sapi potong dan menganalisis
pengaruh manajemen peternak rakyat terhadap kinerja reproduksi sapi potong di
Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini dilakukan pada bulan
Oktober sampai bulan Maret 2026 di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Teknik penentuan
lokasi penelitian dan jumlah sampel dilakukan secara sengaja (purposive
sampling) dengan jumlah sampel responden sebanyak 60 peternak. Metode analisis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, uji
validitas reliabilitas, analisis regresi linear berganda dan uji statistik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rata rata pengalaman beternak 10-24 tahun, jumlah
kepemilikan ternak mayoritas 1-3 ekor, umur pertama kali ternak dikawinkan 18
bulan, Service per conception ternak di Polokarto 2,1, dan jarak beranak atau
CI 14-16 bulan. Berdasarkan analisis regresi linear berganda diperoleh model
regresi dengan persamaan Y= 6.593+ 0,109 X1 - 0,014 X2 + 0,179 X3 + 0,41 X4 +
0,436 X5 + e. Hasil nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan manajemen
peternak rakyat dapat menjelaskan kinerja reproduksi sapi potong sebesar 16,3%.
Hasil uji F menunjukkan nilai sig 0,01 < 0,05 variabel X1, X2, X3, X4, X5
berpengaruh secara bersama sama (simultan) terhadap variabel Y. Hasil uji t menunjukan
bahwa hanya variabel manajemen pembibitan atau X5 yang berpengaruh secara
signifikan terhadap kinerja reproduksi dengan nilai sebesar 0,042 atau P <
0,05. Kesimpulan penelitian ini variabel manajemen pembibitan (X5) memengaruhi
kinerja reproduksi sapi potong di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo..