Ariq Fikry Hakim, G0022037, 2026. Hubungan Tingkat Stres Akademik dalam Menghadapi Ujian Blok dengan Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa FK UNS. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran rentan mengalami stres akademik akibat tingginya tuntutan pembelajaran dan evaluasi akademik, terutama saat menghadapi ujian blok. Tingkat stres akademik yang tinggi dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa seperti kecemasan serta berdampak pada kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres akademik dalam menghadapi ujian blok dengan kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara luring menggunakan kuesioner Student-Life Stress Inventory (SLSI), Test Anxiety Inventory (TAI), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Jumlah sampel penelitian sebanyak 120 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Squareuntuk menilai hubungan antara tingkat stres akademik dengan kecemasan dan kualitas tidur.Hasil: Sebagian besar responden mengalami tingkat stres akademik sedang sebanyak 67 mahasiswa (55,8%), kecemasan sedang sebanyak 52 mahasiswa (43,3%), serta kualitas tidur buruk sebanyak 96 mahasiswa (80%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kecemasan pada mahasiswa FK UNS (p<0,001). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa FK UNS (p<0,001).Simpulan: Tingkat stres akademik dalam menghadapi ujian blok berhubungan secara signifikan dengan kecemasan dan kualitas tidur pada mahasiswa FK UNS. Semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami mahasiswa, maka tingkat kecemasan cenderung meningkat dan kualitas tidur cenderung semakin buruk.