Perpustakaan JDIH Kota Surakarta merupakan perpustakaan khusus di bawah Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Surakarta yang berkewajiban mengelola dan menyebarluaskan produk hukum. Namun, dokumen himpunan Keputusan dan Instruksi Walikota Kotamadya Surakarta di bawah tahun 2008 belum tersedia dalam bentuk elektronik di website resmi JDIH Solo sehingga aksesnya masih terbatas pada akses fisik yang dapat menyebabkan kerusakan pada dokumen asli. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis proses dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan alih media digital koleksi tersebut di Perpustakaan JDIH Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara semiterstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses alih media digital baru dilakukan dua tahap. Tahap pertama adalah tahap praalih media digital dengan kegiatan inventarisasi dan seleksi serta penentuan format dan metode. Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan alih media yang mencakup kegiatan penyalinan dokumen dengan metode pengetikan ulang sesuai format asli dan autentifikasi kecocokan informasi. Praktik alih media digital yang dilakukan belum sepenuhnya memenuhi standar Hendrawati karena pertama, melewatkan langkah pengecekan kondisi fisik dokumen dan pencatatan metadata digital pada tahap praalih media digital. Kedua, belum mencapai konversi file digital pada tahap pelaksanaan alih media. Ketiga, belum melakukan maupun merencanakan tahap pascaalih media digital. Tahap pascaalih media belum dilakukan karena proses alih media digital masih berjalan pada kegiatan autentifikasi. Pelaksanaan alih media terkendala oleh keterbatasan anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur teknologi informasi, dan ketiadaan kebijakan alih media digital. Namun, Perpustakaan JDIH Kota Surakarta tetap berupaya untuk menjaga kualitas dan keakuratan informasi dokumen hukum tersebut.