Penulis Utama : Javanda Rahma Ilahi
NIM / NIP : G0022109

Latar belakang.  Preeklamsia onset lambat (LOP) merupakan komplikasi kehamilan yang terjadi setelah usia kehamilan 34 minggu dan berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penambahan berat badan selama kehamilan yang berlebih dan dipengaruhi oleh Indeks Massa Tubuh sebelum kehamilan, yang berperan dalam perubahan metabolik dan fungsi vaskular ibu.Tujuan. Menganalisis risiko penambahan berat badan selama kehamilan terhadap kejadian preeklamsia onset lambat serta menilai rerata dari penambahan berat badan selama kehamilan.Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan observasional analitik menggunakan data rekam medis ibu hamil di RSUD Dr. Moewardi periode 2024-2025. Subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan data usia, tekanan darah, IMT basal, penambahan berat badan selama hamil serta usia kehamilan saat diagnosis preeklamsia. Variabel bebas meliputi penambahan berat badan selama kehamilan dan IMT basal. Variabel terikat penelitian ini adalah preeklamsia onset lambat. Data yang terkumpul selanjutnya akan dilakukan analisis Chi-Square dan uji T dengan menggunakan SPSS.Hasil. Hasil analisis Chi-Square IMT basal terhadap kejadian preeklamsia onset lambat memiliki hubungan yang signfikan. Dapat dibuktikan dengan p-value 0.008 (p<0>0.05 pada IMT basal normal maupun tinggi dan ditemukan rerata penambahan berat badan pada IMT basal normal yaitu 13.08 kg (tidak preeklamsia) dan 13.00 kg (preeklamsia). Rerata pada IMT basal tinggi sebesar 10.82 kg (tidak preeklamsia) dan 10.90 kg (preeklamsia). Hasil analisis bivariat penambahan berat kehamilan dengan kejadian preeklamsia p-value >0.05 dengan OR pada IMT basal normal 1.037, OR IMT basal overweight 0.333, OR IMT basal obesitas 2.667. analisis variabel perancu yaitu usia (20-35 th dan >35 th) dan tekanan darah (<140>140/90) masing-masing didapatkan p-value 0.392 dan 0.000Kesimpulan. Indeks Massa Tubuh (IMT) basal dan hipertensi memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian preeklamsia onset lambat. Penambahan berat badan selama hamil dan usia ibu tidak memiliki hubungan yang signifikan.

×
Penulis Utama : Javanda Rahma Ilahi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0022109
Tahun : 2026
Judul : Analisis Risiko Pertambahan Berat Badan Berlebih Selama Kehamilan terhadap Kejadian Preeklamsia Onset Lambat pada Ibu Hamil dengan Indeks Massa Tubuh Basal Normal Dibandingkan dengan Overweight/Obese
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Preeklamsia onset lambat; Penambahan berat badan kehamilan; Indeks massa tubuh basal
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. M. Adrianes Bachnas, dr., Sp.OG., Subsp. K.Fm
Penguji : 1. dr. Eric Edwin Yuliantara, Sp.OG(K)
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.