Ageng Saadia Avicenna. K1522002. Pembimbing: Dr. Anis Rahmawati, S.T., M.T.
EVALUASI PENGEMBANGAN HARD SKILL DAN SOFT SKILL
MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM
KURIKULUM OUTCOME BASED EDUCATION DI PENDIDIKAN
TEKNIK BANGUNAN : STUDI KASUS PADA MATA KULIAH
STRUKTUR BAJA. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas
Sebelas Maret Surakarta, Mei 2026.
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui perkembangan hard skill dan soft
skill mahasiswa setelah menempuh pembelajaran dengan metode Problem Based
Learning (PBL) dalam kerangka kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada
mata kuliah Struktur Baja, (2) Menganalisis adanya perbedaan antara pencapaian
hard skill dan soft skill mahasiswa sebagai hasil dari penerapan pembelajaran
tersebut, (3) Menganalisis persepsi mahasiswa mengenai perkembangan hard skill
dan soft skill mereka setelah mengikuti pembelajaran Problem-Based Learning
(PBL) dalam kerangka kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Penelitian
menggunakan
pendekatan
mixed
methods
yang
mengkombinasikan desain One-Group Pretest-Posttest untuk komponen kuantitatif
dan analisis tematik Braun dan Clarke untuk komponen kualitatif dengan kerangka
evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Populasi ada 66 mahasiswa PTB
FKIP dan sampel ada 54 mahasiswa PTB FKIP angkatan 2023. Data dikumpulkan
melalui kuesioner skala Likert 4 poin (soft skill), dokumentasi hasil penilaian
pembelajaran (hard skill), serta wawancara terhadap 6 mahasiswa yang dipilih
secara purposive sampling. Instrumen divalidasi melalui uji validitas isi (Indeks
Aiken's V ≥ 0,80), validitas konstruk (expert judgment), dan uji reliabilitas
Cronbach's Alpha (≥ 0,70). Analisis data kuantitatif meliputi statistik deskriptif, uji
prasyarat, serta uji hipotesis dengan Wilcoxon Signed Rank Test dan Uji Friedman,
pada taraf signifikansi α = 0,05. Analisis data kualitatif menggunakan analisis
tematik.
Hasil menunjukkan bahwa : (1) uji Wilcoxon Signed Ranks Test
menunjukkan perkembangan soft skill sebesar 0,2–0,4 poin atau sekitar 1,32%
2,72%. Sementara itu, hard skill mengalami perkembangan sebesar 15.5 poin atau
sebesar 27,2%, dikonfirmasi melalui uji Friedman (Asymp. Sig. = 0,001). (2) Rasio
perbedaan pertumbuhan kedua kompetensi mencapai 12,3:1, mencerminkan
perbedaan mendasar dalam sifat dan mekanisme transfer masing-masing
kompetensi. (3) Tanggapan dan respon dari mahasiswa terkait perkembangan hard
skill dan soft skill mereka tergolong baik dan merasa terbantu.