Perpustakaan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik
Indonesia (Perpustakaan KKP) memiliki koleksi local content atau karya
internal yang dikumpulkan dari setiap unit kerja yang berfokus pada topik
kelautan dan perikanan. Namun seringkali kurang dimanfaatkannya koleksi local
content disebabkan karena tidak mengetahui keberadaan koleksi tersebut
secara lebih detail. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh
pengenalan pengunjung terhadap koleksi local content (2) melihat
intensitas pemanfaatan koleksi local content (3) mengetahui bagaimana
pengenalan koleksi local content berpengaruh pada seberapa banyak
digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausal dengan teknik
pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung
perpustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik
deskriptif menggunakan software SPSS versi 26. Terdapat dua variabel
dalam penelitian ini, variabel pengenalan koleksi local content (X) dan
variabel intensitas pemanfaatannya (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
ditemukan nilai koefisien korelasi adalah 0,845 menunjukkan bahwa kedua
variabel ini berada dalam kategori yang kuat. Pada nilai variabel memiliki
nilai signifikansi sebesar 0,000 jauh di bawah taraf signifikansi yang diminta
(< 0,05) hal ini menunjukkan bahwa pengenalan koleksi local content memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas pemanfaatannya. Oleh karena
itu, kedua variabel ini memiliki hubungan searah yang sangat kuat, setiap
optimalisasi promosi dan pengenalan koleksi akan secara langsung meningkatkan
jumlah pengunjung yang memanfaatkan koleksi tersebut. Oleh karena itu,
perpustakaan KKP mempertimbangkan kembali untuk menambahkan koleksi digital dan
pengemasan ulang koleksi local content agar mudah diakses dimana saja.