Penulis Utama : Reni Ibrahim
NIM / NIP : S212308004

HUBUNGAN ANTARA PARAMETER DUPLEX ULTRASONOGRAPHY DAN ESTIMATED GLOMERULAR FILTRATION RATE PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN DIABETES SETELAH PENGENDALIAN TEKANAN DARAH DAN INDEKS MASSA TUBUHReni Ibrahim1, Sulistyani Kusumaningrum1, Brian Wasita2, Widiastuti1, Aryo Suseno31    Departemen Radiologi RSUD Dr. Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta 2    Departemen Patologi Anatomi RSUD Dr. Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta3    Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSUD Dr. Moewardi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret SurakartaLatar Belakang: Penyakit Ginjal Kronik (PGK) ditandai dengan penurunan fungsi ginjal dalam jangka panjang. Secara global prevalensinya terus meningkat setiap tahunnya dengan capaian pada 2023 sekitar 14,2%. Ketika mengevaluasi fungsi ginjal melalui parameter USG Duplex, perlu dikaitkan dengan faktor klinis seperti hipertensi dan obesitas karena keduanya turut berkontribusi dalam memperburuk penurunan fungsi ginjal yang dapat dikonfirmasi melalui Estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR). Tujuan: Mengetahui hubungan parameter USG Duplex dengan eGFR setelah mengendalikan tekanan darah (hipertensi) dan obesitas atau Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan crosss-sectional retrospektif. Sampelnya meliputi pasien PGK stadium lanjut yang memiliki penyakit diabetes dan melakukan pemeriksaan USG Duplex di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Variabel yang digunakan terdiri dari eGFR, panjang ginjal, indeks resistif, Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tekanan darah. Data dianalisis menggunakan Uji Korelasi Pearson, Uji Korelasi Poin-Biserial dan Regresi Linier Berganda. Hasil: Penelitian ini melibatkan 78 subjek dengan mayoritas laki-laki, lanjut usia, kelompok berat berlebih atau obesitas dan PGK stadium IV. Hasil Uji korelasi menunjukkan hubungan negatif lemah antara indeks resistif dengan eGFR (r=-0,383; p=0,001), hubungan negatif lemah antara tekanan darah sistolik dengan eGFR (r=-0,322; p=0,004) dan diastolik dengan eGFR (r=-0,225; p=0,048), serta hubungan negatif lemah antara IMT sebagai variabel kategorik dengan eGFR (r=-0,272; p=0,016). Sementara panjang ginjal (r=0,149; p=0,192) dan IMT sebagai variabel kontinu (r=0,001; p=0,997) memiliki hubungan tidak bermakna dengan eGFR. Pada Metode Regresi Linier Berganda, diperoleh indeks resistif berhubungan langsung dengan eGFR sementara panjang ginjal berhubungan dengan eGFR apabila tekanan darah dan IMT sebagai variabel kategorik telah dikendalikan. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indeks resistif, tekanan darah dan IMT kategorik dengan eGFR. Namun, hubungan indeks resistif dengan eGFR dapat diketahui secara langsung sementara panjang ginjal dengan eGFR dapat diketahui apabila tekanan darah dan IMT sebagai variabel kategorik telah dikendalikan.

×
Penulis Utama : Reni Ibrahim
Penulis Tambahan : 1. Dr. dr. Sulistyani Kusumaningrum, M.Sc, Sp.Rad, Subsp. RI (K)
2. dr. Brian Wasita, Sp.PA (K), Ph.D
3. Dr. dr. Widiastuti, Sp.Rad, Subsp. TR (K)
4. dr. Aryo Suseno, Sp.PD., M.Kes., K-GH., FINASIM
5.
NIM / NIP : S212308004
Tahun : 2026
Judul : Hubungan Antara Parameter Duplex Ultrasonography dan Estimated Glomerular Filtration Rate pada Penyakit Ginjal Kronik dengan Diabetes setelah Pengendalian Tekanan Darah dan Indeks Massa Tubuh
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Radiologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Penyakit Ginjal Kronik, Estimated Glomerular Filtration Rate, Diabetes, Duplex Ultrasonography, Indeks Massa Tubuh, Tekanan Darah
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : http://-
Link DOI : http://-
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Sulistyani Kusumaningrum, M.Sc, Sp.Rad, Subsp. RI (K)
2. dr. Brian Wasita, Sp.PA (K), Ph.D
Penguji : 1. Dr. dr. Widiastuti, Sp.Rad, Subsp. TR (K)
2. dr. Aryo Suseno, Sp.PD., M.Kes., K-GH., FINASIM
Catatan Umum : -
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.