Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas
influencer terhadap minat pembelian produk fashion dengan
Brand Trust dan Brand Love sebagai variabel mediasi. Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan
media sosial sebagai sarana pemasaran digital,
khususnya pada industri fashion yang memiliki
karakteristik simbolik dan emosional. Model penelitian
dikembangkan berdasarkan Source Credibility Model yang menjelaskan
bahwa kredibilitas influencer terdiri atas expertise,
trustworthiness, dan attractiveness. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui
penyebaran kuesioner online kepada responden
yang aktif menggunakan media sosial dan
pernah melihat promosi produk fashion oleh influencer.
Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial
Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan
bantuan software SmartPLS 4.0.penelitian ini
ingin menunjukkan bahwa kredibilitas influencer
berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase
intention, Brand Trust, dan Brand Love. Selain itu, Brand Love
terbukti berpengaruh positif terhadap Brand Trust.
Variabel Brand Trust dan Brand Love juga berpengaruh
positif dan signifikan terhadap purchase intention.
Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Brand Trust
dan Brand Love mampu memediasi hubungan antara kredibilitas
influencer dan purchase intention secara signifikan,
baik secara parsial maupun simultan. Temuan
ini menunjukkan bahwa pengaruh influencer terhadap
minat beli konsumen tidak hanya dibentuk
melalui aspek rasional berupa kepercayaan terhadap
merek, tetapi juga melalui keterikatan emosional
konsumen terhadap merek. Penelitian ini memberikan
kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur
influencer marketing, khususnya pada konteks industri
fashion di Indonesia, dengan mengintegrasikan Brand
Trust dan Brand Love sebagai mediasi paralel. Secara
praktis, penelitian ini dapat menjadi acuan
bagi pelaku bisnis dan pemasar digital
dalam memilih influencer yang memiliki kredibilitas
tinggi untuk meningkatkan minat beli konsumen
terhadap produk fashion.