Penulis Utama : Rudy Haryadi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.3106062
Tahun : 2009
Judul : Laporan magang di PT Tainesia Jaya desa Sonoharjo, kec. Wonogiri, kab. Wonogiri (proses produksi sirup maltosa, dextrosa dan fruktosa)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian prog. D III Teknologi Hasil Pertanian-H.3106062-2009
Subyek : SIRUP
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok penduduk Indonesia. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk kebutuhan gula dirasakan semakin meningkat dan untuk memenuhinya perlu dikembangkan bahan penghasil gula non tebu. Proses pengubahan pati ubi kayu menjadi sirup maltosa atau fruktosa merupakan pilihan menarik untuk dikembangkan saat ini. Sirup maltosa dan fruktosa merupakan alternatif yang cukup baik bila dibandingkan dengan penggunaan bahan pemanis buatan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. PT. Tainesia Jaya merupakan salah satu perusahaan di bidang pengolahan hasil pertanian yang memproduksi sirup maltosa dan fruktosa yang bahan bakunya berasal dari tepung tapioka. Banyak perusahaan yang memproduksi gula atau pemanis buatan, akan tetapi sebagian besar berwujud padat. Berbeda halnya dengan PT. Tainesia Jaya, hasil produksi yang diperoleh berwujud cair. Wujud gula yang cair memudahkan dalam pencampuran, pada pembuatan permen yaitu dapat mengurangi jumlah air yang harus ditambahkan. Tujuan magang ini adalah memperluas pengetahuan dan wawasan berpikir dalam menerapkan ilmu yang dipelajari, mengamati dan memahami secara langsung proses pengolahan hasil pertanian di perusahaan dengan dasar teori yang telah diterima di bangku kuliah meliputi keadaan umum dan manajemen perusahaan, proses produksi, serta mesin dan peralatan yang digunakan. Cara atau metode yang digunakan pada pelaksanaan magang ini adalah observasi, wawancara, terlibat atau praktek langsung, dan studi pustaka. Maltosa terbentuk pada setiap pemecahan pati, seperti yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan bila benih atau bijian berkecambah dan di dalam usus manusia pada pencernaan pati. Maltosa juga merupakan disakarida yang terbentuk dari dua molekul glukosa. Bahan baku untuk pengolahan high fructose syrup adalah sirup dextrosa yang dihasilkan melalui cara pengenceran, dextrinasi dan sakarifikasi pati memakai katalisator sistem enzim. Fruktosa, dinamakan juga levulosa atau gula buah, adalah gula paling manis. Fruktosa mempunyai rumus kimia yang sama dengan glukosa, C6H12O6, namun strukturnya berbeda. . Kata Kunci : Proses Produksi, Fruktosa, Maltosa
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Rudy Haryadi.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Lia Umi Khasanah, ST, MT
Catatan Umum : 2984/2009
Fakultas : Fak. Pertanian