Fauziah Lina kamilia.
V4323018. ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. S UMUR 26 TAHUN G1P0A0 DI
PUSKESMAS SANGKRAH SURAKARTA. Program Studi D III Kebidanan Sekolah Vokasi
Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Ruang Lingkup
:
Asuhan kebidanan dengan pendekatan Continuity of Care (COC) diberikan secara berkesinambungan selama
periode kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan keluarga berencana
sesuai dengan standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan : Pada masa kehamilan,
klien terdiagnosis miopia berat dengan kelainan refraksi sebesar -19 dioptri
pada mata kanan dan -5 dioptri pada mata kiri. Oleh karena itu, dilakukan rujukan
untuk pemeriksaan dan penatalaksanaan lebih lanjut. Selanjutnya, asuhan
persalinan dilakukan melalui tindakan sectio caesarea karena miopia
berat disertai astigmatisme. Pada asuhan bayi baru lahir ditemukan penurunan
berat badan dan ikterus fisiologis yang ditangani sesuai dengan kondisi bayi.
Selain itu, asuhan keluarga berencana diberikan melalui konseling mengenai
berbagai metode kontrasepsi yang tersedia. Evaluasi : Komplikasi pada
masa kehamilan berupa miopia berat telah ditangani dengan tepat melalui sistem
rujukan. Asuhan persalinan dilakukan melalui sectio caesarea dengan
pendekatan Enchanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS). Masa nifas
berlangsung normal dan ibu mampu melakukan mobilisasi dini. Kondisi bayi baru
lahir dapat teratasi setelah dilakukan penatalaksanaan yang sesuai, termasuk
pemberian susu formula. Pada asuhan keluarga berencana, klien memilih alat
kontrasepsi intrauterine device (IUD). Kesimpulan dan Saran :
Ditemukan beberapa kesenjangan antara teori dan praktik dalam asuham kehamilan,
nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Tenaga kesehatan diharapkan
dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sedangkan klien diharapkan
dapat meningkatkan pemahaman mengenai pemberian ASI dan pentingnya ASI bagi
bayi.